Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Mantan Pecandu Ajak Guru BK di Grobogan Ikut Perangi Narkoba

MuriaNewsCom, Grobogan – Para guru BK/BP tingkat SMP dan SMA di Grobogan mendapat sebuah pengalaman yang cukup istimewa soal bahaya narkoba. Soalnya, informasi tersebut disampaikan langsung oleh mantan pengguna dan pecandu narkoba Hilarius Mukti Catur Nugroho atau lebih dikenal dengan nama Tatung dan Agus Widanarko  alias Danar dalam acara Sosialisasi Gerakan Anti Narkoba di gedung Riptaloka, Setda Grobogan, Kamis (28/6/2018).

“Semasa muda, saya sudah akrab dengan segala macam narkoba. Karena narkoba inilah akhirnya saya terpaksa mendekam dalam penjara. Untuk itu, saya pesan pada para guru agar menjaga supaya anak didiknya tidak terjerat narkoba. Karena semua itu akan merugikan diri sendiri dan keluarga,” ungkap Tatung yang saat ini bekerja jadi guru bimbingan konseling di salah satu SMK swasta di Surakarta itu.

Setelah berada di penjara itulah Tatung menyadari semua kesalahannya. Hingga akhirnya, dia berupaya bangkit untuk memperbaiki diri. Namun, perjuangan untuk lepas dari ketergantungan narkoba dirasakan bukan pekerjaan gampang.

Mantan pengguna lainnya Agus Widanarko menambahkan, banyak efek negatif yang muncul dari perbuatan mengonsumsi narkoba. Sebab, zat yang terkandung didalamnya bisa menimbulkan gangguan daya pikir.

Penyalahguna narkoba bisa disebabkan oleh faktor psikopat, depresi, gangguan kecemasan dan disfungsi keluarga. Selain itu, faktor reaktif juga bisa jadi pemicunya. Yakni, rasa ingin tahu, lingkungan, bujukan teman atau jebakan.

Menurutnya, secara ringkas, narkoba adalah zat yang bisa mempengaruhi alam pikiran atau perilaku (jiwa). Soalnya, orang yang kena pengaruh narkoba akan berani melakukan tindakan yang tidak baik tanpa bisa dikendalikan. Seperti, mencuri, melanggar disiplin dan aturan, bolos, hingga meninggalkan ibadah.
“Pengaruh narkoba ini memang sangat bahaya. Untuk itu, jauhi penggunaan narkoba ini karena banyak efek negatifnya,” kata Danar yang saat ini menjadi Staf Penyuluh Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sukoharjo itu.

Acara sosialisasi yang dibuka Sekda Grobogan Moh Sumarsono. Sosialisasi juga dihadiri Kabag Kesra Abu Mansur selaku penanggung jawab sosialisasi itu.

Selain Tatung dan Agus Widanarko ada narasumber lain yang dihadirkan sebagai pembicara.Yakni, dari Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Al Ma’laa Grobogan dan Dinas Kesehatan Grobogan.

Sekda Grobogan Moh Sumarsono mengatakan kegiatan sosialisasi itu dilakukan untuk mendukung program pemerintah. Yakni, dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Indonesia khususnya Kabupaten Grobogan. Di samping itu, untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bahaya dari narkoba pada guru BK/BP.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...