MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Masa Tenang,  Baliho Bernuansa Dukungan Cabup di Alun-alun Kudus Juga Dipreteli

0 417

MuriaNewsCom,  Kudus – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus Minggu (24/6/2018) bersama instansi terkait mulai mencopot alat peraga kampanye (APK) dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng, maupun calon bupati dan wakil bupati Kudus.

Ini dilakukan lantaran saat ini tahapan pilkada sudah memasuki masa tenang. Semua APK di Kabupaten Kudus ditertibkan KPU. Tak ketinggalan baliho di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, yang mempunyai aroma dukungan salah satu calon juga ikut dicopot.

Penertiban APK mulai dilakukan di jalan Sunan Kudus. Setelah itu,  KPU dan instansi terkait melakukan penertiban di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. Ada tiga titik APK besar yang berada di alun-alun yang ditertibkan.

Ketua KPU Kudus, Moh Khanafi mengatakan terhitung mulai Minggu (24/6/2018) merupakan masa tenang sampai dengan Selasa (26/6/2018) mendatang.  Penertiban APK dikatakan dia,  sebagai bentuk untuk menciptakan suasana yang kondusif.

“Kami sudah koordinasi dengan para timses, terkait APK ataupun baliho yang mirip dengan atau berkaitan simbol paslon kami turunkan,” jelas Moh Khanafi,  Minggu (26/6/2018).

Menurutnya, terkait baliho yang mirip atau berkaitan dengan simbol paslon cabup dan cawabup Kudus juga diturunkan. Dikarenakan baliho seperti yang terpasang di Alun-Alun Simpang Tujuh itu tidak membayar pajak.

“Itu (baliho di Alun-Alun Simpang Tujuh) tidak membayar pajak dan tidak diketahui pemasangnya. Itu menimbulkan beda tafsir oleh masyarakat sehingga kami turunkan,” lanjut dia.

Khanafi melanjutkan,  dalam penertiban APK tersebut juga disaksikan oleh para timses masing-masing paslon cagub ataupun cabup. Disebutkan, untuk pengambilan APK bagi yang ditertibkan bisa dilakukan di Kesbangpol Kudus atau di KPU.

“APK akan kami diberikan setelah tanggal 28, kalau tidak akan kami musnakan,” terangnya.

Sementara itu, untuk sanksi bagi paslon yang masih nekat memasang APK,  bisa dikenai sanksi pidana. Pihaknya jugamempersilahkan pihak yang ingin komplain terkait penertiban baliho yang mirip simbol pasangan calon.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.