Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Duh, Polisi dan Petugas Damkar di Grobogan Direpotkan Aksi Bakar Jerami Sembarangan

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski sudah berulangkali diingatkan, aksi bakar jerami sembarangan di pinggir jalan raya masih saja dilakukan orang yang tidak bertanggungjawab. Adanya aksi bakar jerami seenaknya itu tak ayal membuat repot banyak pihak. Yakni, pengendara, polisi dan petugas damkar yang terkadang terpaksa diundang untuk memadamkan api yang membakar tumpukan jerami kering itu.

“Setelah lebaran, kita sudah beberapa kali memadamkan tumpukan jerami yang dibakar di pinggir jalan raya di wilayah Kecamatan Godong dan Penawangan. Petugas damkar dilibatkan karena kondisi api sangat besar dan asapnya membahayakan banyak orang,” kata Kasi Damkar Grobogan Paiman, Jumat (22/6/2018).

Adanya aksi pembakaran jerami seenaknya sendiri tanpa mempedulikan keselamatan orang lain juga bikin sibuk polisi. Akibat aksi pembakaran itu, asap dari jerami yang dibakar sempat menutupi jalan raya sehingga mengganggu pengendara.

Munculnya asap tebal dari pembakaran jerami menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat. Soalnya, jalan raya tertutup asap tebal sehingga mengganggu pandangan pengendara motor maupun mobil.

“Sudah beberapa kali kita dapat laporan warga terkait pembakaran jerami dipinggir sawah. Ketika kena angin, asap pembakaran jeramibisa menutup jalan dan ini sangat membahayakan,” kata Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa.

Sejumlah polisi bersiaga untuk mengatur lalu lintas akibat jalan raya tertutup asap dari pembakaran jerami. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Terkait kejadian itu, Panji menghimbau kepada petani untuk bersikap hati-hati saat melangsungkan panen. Yakni, tidak menaruh hasil panen di bahu jalan karena mengganggu arus kendaraan.

Selain itu, petani juga diminta tidak membakar tumpukan jerami dekat dengan jalan raya. Soalnya, jika ada angin berhembus, asap pembakaran bisa menutup jalan dan membahayakan pengendara yang melintas.

“Saya minta petani jangan bakar-bakar jerami di pinggir jalan. Kalau mau dibakar, sebaiknya ditaruh di tengah sawah yang jauh dari jalan. Satu hal lagi, kalau bakar jerami jangan langsung ditinggal begitu saja. Tetapi harus diawasi agar apinya tidak menjalar ke lokasi lain,” imbuhnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...