Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

15 Tahun Tak Jumpa, Alumni MAN 01 Pati Ngumpul dan Beri Santunan

MuriaNewsCom, Pati – Ratusan alumnus Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 01 Pati angkatan 2003, Senin (18/6/2018) menggelar reuni dan temu kangen di resto Kampoeng Pati. Reuni ini merupakan yang pertama setelah 15 tahun mereka lulus dari MA terbaik di Bumi Mina Tani tersebut.

Acara temu kangan berlangsung semarak dan penuh rasa kekeluargaan. Maklum saja, sebagian besar mereka belum bertemu sejak belasan tahun. Momen libur Lebaran sengaja digunakan untuk menggelar temu kangen yang perdana ini, karena kebanyakan yang merantau mudik ke Pati.

Suwarjo misalnya, ia mengaku cukup rindu dengan teman-teman sekolahnya. Terlebih banyak dari sohibnya selama sekolah sudah lama putus kontak. “Dan momen ini cukup berharga, karena saya bisa bertemu dengan teman-teman semasa sekolah,” katanya.

Acara temu kangen tambah gayeng ketika salah satu alumnus, Malik Imanudin dan Kustam saling bercerita tentang kisah-kisah lucu mereka selama menuntut ilmu di MAN 01 Pati.

Sementara menurut ketua panitia reuni, Saifur Rohman, even perdana ini memang cukup spesial karena digelar setelah 15 tahun lulus. Ia mengatakan, tak hanya sekadar kumpul dan temu kangen saja, even ini juga dijadikan sebagai sarana untuk berbagi dengan sesama.

Para alumni yang datang ke acara itu sepakat untuk menyisihkan saldo dari hasil donasi reuni untuk digunakan sebagai santunan kepada siswa MAN 01 Pati yang membutuhkan.

“Hasil donasi dari teman-teman dan donatur memang tak semuanya digunakan untuk penyelenggaraan acara. Alhamdulillah masih ada sisa yang bisa digunakan untuk santunan kepada adik-adik kita di almamater,” ujarnya.

Ia menyebut, ke depan even ini akan dikembangkan dengan agenda sosial yang lebih besar. Termasuk dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan pemberian beasiswa kepada siswa MAN 01 Pati yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...