Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tak Mau Kehabisan Bandeng Presto Asli Juwana? Jangan Lupa Pre Order Dulu

MuriaNewsCom, Pati – Momen Lebaran selalu menjadi ladang rezeki tersendiri bagi para penjual bandeng presto. Kedatangan para pemudik seringkali disertai dengan tingginya penjualan bandeng presto sebagai oleh-oleh khas Pati.

Sri Sufaati, pemilik warung Bandeng Presto Bu Sufaati asal Desa Dukuhtalit, Kecamatan Juwana, Pati, mengamini jika penjualan bandeng presto selalu melonjak tajam saat Lebaran. Kenaikan permintaan itu seringkali terjadi hingga hampir satu bulan setelah Lebaran.

Diceritakannya, bila di bulan lain, biasanya dia hanya mampu menjual dua hingga tiga kuintal bandeng, namun saat Lebaran bisa naik signifikan. Dirinya sendiri biasanya mampu menjual hingga lima kuintal.

“Sebenarnya tergantung tenaganya. Kalau kuat buat lebih dari itu pun akan habis diborong. Bahkan biasanya para pelanggan harus memesan terlebih dahulu agar tidak kehabisan. Kadang belum sampai di Pati sudah pesan dulu,” terangnya, Selasa (12/6/2018).

Rata-rata pelanggannya memang sudah mempunya nomor telepon warungnya. Apalagi Sri Sufaati sudah bertahun-tahun membuka usaha ini, dan sudah cukup terkenal. Namun jika kamu belum tahu nomor teleponnya, kamu bisa menghubungi di nomor  0812-2806-895.

Untuk bisa sampai ke warung ini kamu bisa langsung menuju Desa Dukutalit, Juwana. Dari punden Dukutalit lalu belok kanan dengan jarak 25 meter. Rumah bandeng Bu Saufaati ada di sebelah kiri jalan.

Sufaati mengaku bersyukur di tengah permintaan tinggi seperti ini, untuk kebutuhan stoknya relatif aman. Dia biasa mendapatkan bahan bakunya dari Pasar Porda Juwana. Selain diburu oleh pemudik, bandeng presto miliknya juga acapkali dijual hingga ke luar kota hingga Jakarta.

“Kalau saat puasa biasanya dipesan pondok pesantren atau warga umum untuk buka bersama. Tapi juga ada tengkulak dari luar kota yang sengaja mengambil dari Pati untuk dijual lagi,”tambahnya.

Terkait harga, dikatakannya dia hanya mengacu pada harga bahan baku. Jika harga bandeng mengalami kenaikan ia akan menaikkan harga jual bandeng prestonya.

Tapi itupun biasanya tidak terlalu signifikan. Untuk sekarang ini harga bandeng presto buatannya berkisar Rp 10 hingga Rp 16 ribu. Itu tergantung ukuran bandeng untuk setiap kotaknya. “Kalau lebaran biasanya misalkan naik pun hanya sekitar Rp 2 ribu,”tambahnya.

Selain bandeng presto, perempuan yang telah berjualan sejak tahun 1999 ini juga menyediakan berbagai olahan bandeng dan hasil laut lain. Seperti pepes bandeng, bakso bandeng, otak-otak, kerupuk ikan dan cumi, terasi, maupun kecap khas Juwana.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...