Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

ASN dan Kades Diduga Terlibat Politik, Warganet Pertanyakan Kinerja Panwaslu Kudus di Medsos

MuriaNewsCom, Kudus – Pilihan Bupati (Pilbup) Kudus semakin dekat semakin panas. Salah satunya di media sosial. Jika sebelumnya pada saling sindir, kali ini ada unggahan yang mempertanyakan kinerja panwas karena diduga ada pelanggaran yang melibatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satunya berasal dari unggahan akun facebook Yusuf Istanto tanggal 10 Mei 2018 lalu. Di dalam unggahan itu, ia menanyakan tindakan Panwaslu Kudus karena adanya dugaan melakukan pelanggaran.

“Ada apa ya di Bumi Honocoroko? Paslon lebih baik ketemu beberapa ASN lagi bahas apa ya? Yang heran lagi dikantor pemerintahan ada ASN bagi-bagi stiker paslon kog bisa ya??.. Panwas e dimana ya.. Mosok kalah sama jin iprit,.. He.. He,” tulis akun facebook Yusuf Istanto.

Postingan tersebut langsung menuai pro dan kontra. Hingga Jumat (18/5/2018) sudah ada 63 komentar. Dari komentar-komentar tersebut ada yang menanyakan tindakan dari Panwaslu Kudus selaku panitia pengawas pemilu.

”Yg ngawasi lagi beli nasi goreng bozzz..,” tulis akun Adv Noor Efendi

Selain itu, akun Mamuk R Rahajo juga menuliskan ”ditraktir es degan po Panwas Kabkudus”. Tulisan mamuk tersebut juga menandai akun resmi paswas kudus, yakni Panwas Kabkudus.

Sontak saja, Pawas Kabkudus langsung bereaksi. Ia menulis ”yusuf istanto… monggo pak klu ada bukti laporkan aja ke panwaskab kudus kejadiannya kapan dan dimana, kami siap melayani bapak,” tulis mereka.

Sementara itu, Yusuf Istanto, Mamuk R. Raharjo juga mepostingkan gambar salah satu paslon yang sedang ketemu dengan kades. Ia juga menanyakan hak itu kepada Panwaslu Kudus.

“Saya mau tanya kepada Panwas Kabupaten Kudus apa yang ada di pikiran anda tentang foto-foto uni?? Mosok iki do njaging bahas es degan masuk akalkah?? Monggo enggal njawab mawon,” tulisnya di akun media sosial facebook.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...