Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jelang Ramadan, Daging Ayam di Pati Merangkak Naik

MuriaNewsCom, Pati – Menjelang bulan suci Ramadan, harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Pati, mengalami kenaikan. Hanya, kenaikan tersebut selisihnya sedikit, yakni dari ayam boiler yang asalnya Rp. 30 ribu, naik menjadi Rp. 32 ribu per kilogramnya. Diprediksi, kenaikan ini akan terjadi hingga memasuki bulan puasa.

Jumisih (49) salah satu penjual ayam di Pasar Rogowongso Pati mengatakan, kenaikan tersebut merupakan hal yang wajar terjadi saat memasuki bulan Ramadan. Disamping itu, total kenaikan juga tidak terlalu jauh, yakni hanya Rp. 2000 per kilogramnya.

“Yang sering terjadi perubahan memang pada ayam potong. Kalau harga daging, kelihatannya masih stabil. Setiap tahun menjelang bulan Ramadan harganya memang cenderung naik. Itupun tidak akan berlangsung lama,” ungkapnya, kamis (10/5/2018).

Selain itu, kenaikan harga ayam tersebut juga disusul dengan melonjaknya permintaan dari masyarakat. Dia mengaku, untuk penjualannya akhir-akhir ini terbilang cukup ramai dibandingkan pada hari-hari sebelumnya.

“Untuk penjualan memang lebih ramai. Biasanya, sepekan setelah puasa, paling-paling pembeli juga sudah biasa seperti pada umumnya,” imbuh Jumisih.

Sementara itu, Warsi (66) salah seorang penjual daing di pasar setempat mengaku, harga daging sejauh ini masih stabil.

“Untuk harga daging masih Rp. 100 ribu perkilogram, untuk lulang sapi Rp. 40 ribu. Sedangkan untuk jeroan harganya Rp. 60 ribu. Harga ini tidak ada kenaikan,” ungkapnya.

Menurutnya, penyebab naiknya harga daging tidak bisa dipengaruhi oleh hari-hari besar seperti tahun baru maupun pada saat hari raya idehul Fitri. Selain itu, sampai saat ini ketersediaan daging di pasaran masih melimpah.

“Kecuali kalau harga sapi mahal, atau ketersediaan daging minim di pasaran, itu baru terjadi kenaikan harga,” tandasnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...