Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemudik ke Jateng Diperkiracakan Capai 9,5 Juta Orang

MuriaNewsCom, Semarang –Jumlah pemudik yang masuk ke wilayah Jawa Tengah tahun 2018 ini diperkirakan mengalami kenaikan pesat dibanging musim mudik dan balik Lebaran tahun 2017 lalu. Jumlah pemudik yang masuk ke provinsi ini diprediksi mencapai 9.514.313 orang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sri Puryono menyebut, dengan prediksi itu maka terjadi kenaikan jumlah pemudik sekitar 15,91 % bila dibandingkan tahun lalu. Mayoritas pemudik menurut dia menggunakan kendaraan pribadi.

”Jumlah kendaraan pribadi diperkirakan mencapai 2.054.487 unit. Oleh karenanya pemerintah bersama instansi terkait mulai mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana untuk mempersiapkan mudim mudik dan balik ini,” katanya.

Ia menyatakan, untuk menekan penggunaan pribadi, Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota di Jateng juga menggelar mudik bareng gratis.

 “Layanan mudik gratis pada 10 Juni 2018. Pemprov mengirimkan 40 unit bus, dan pemkab dan pemkot dan Bank Jateng mengirimkan 75 unit bus,” katanya.

Selain mudik gratis menggunakan bus, pemerintah juga menggelar mudik gratis menggunakan kereta api yang akan dilaksanakan pada 12 Juni mendatang.

Meskipun arus mudik dan balik Lebaran 2017 berlangsung lancar, Sri Puryono menilai masih banyak yang perlu diperbaiki. Di antaranya masih ada angkutan massal yang tidak laik jalan, perlunya pemasangan rambu-rambu, lampu penerangan dan pengamanan di ruas-ruas jalur alternatif.

“Seperti saat tinjauan Lebaran tahun lalu di Purwokerto, ada beberapa bus yang tidak lengkap. Bahkan ada bus yang kaca spionnya ditali rafia. Kelayakan dan kelengkapan kendaraan pemudik harus diperhatikan demi keselamatan semua,” beber Puryono.

Terkait pengaturan pemanfaatan jalan tol yang belum beroperasi, lanjut Sekda, akan dilakukan sistem buka tutup sesuai kebutuhan. Penyelesaian jalan tol juga diharapkan dapat dipercepat, dengan memperbanyak exit tol meskipun berstatus sementara.

Ditambahkan, pada mudik mendatang rencananya akan difungsikan sementara ruas tol Salatiga-Boyolali untuk satu arah. Sementara, ruas tol Kartasura-Ngawi akan dioperasionalkan.

Untuk tol dari wilayah barat mulai dari ruas Pejagan-Pemalang, tepatnya exit tol Gandulan sampai Krapyak dapat dilalui secara fungsional. Sedangkan pada exit Pemalang barat dan Gandulan, akhir jalur tol berbayar di ruas Tol Pejagan-Pemalang perlu ada rekayasa lalu lintas.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...