Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Cegah Pencemaran Logam Berat dan Daging Babi, Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Sidak Pasar Tradisional

0 394

MuriaNewsCom, Kudus – Upaya mencegah adanya pencemaran logam berat, dan campuran daging babi hutan terus dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus. Salah satunya dengan melakukan inpeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kudus, Senin (7/5/2018).

Kasi Produksi dan Kesehatan, Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Sidi Pramono mengatakan, pihaknya bersama tim Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Labkesmasvet) Provinsi Jateng telah mengambil sampel daging ayam, kambing, kerbau dan sapi dari pasar di Kudus. Selain itu, mereka juga mengambil sampel kerupuk rambak telur asin dan produksi hasil peternakan lainnya.

”Sampel daging yang sudah diambil itu kemudian kita masukkan ke laboratorium Veteriner di Pati. Diperkirakan hasilnya keluar sepekan kemudian,” papar dia.

Ia menjelaskan, sidak itu tidak hanya sekali ini saja. Rencananya, pada bulan Agustus 2018 mendatang, pihaknya akan kembali melakukan sidak dan pengambilan sampel daging hasil peternakan.

”Hal itu upaya untuk memastikan daging yang dikonsumsi masyarakat baik. Hewan ternak di Kudus akan diberi obat, agar tidak terserang cacing pita dan scabies atau kudis hewan. Terlebih lagi saat menjelang bulan puasa dan lebaran,” ungkapnya.

Sementara itu, petugas dari Labkesmasvet Pati Retno menjelaskan, sesuai prosedur yang ada, pengambilan sampel untuk daging ayam, kambing, sapi, dan kerbau masing-masing sedikitnya 250 gram. Sedangkan untuk susu segar sebanyak 500 mililiter telur asin setengah kilogram atau 6 butir dan sebagian kerupuk rambak.

”Hasilnya nanti kurang lebih 7 hari, kalau untuk TCP 1-2 hari,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.