Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pelaku Pembacokan Pelajar Saat Konvoi Kelulusan di Pati Berhasil Diamankan

0 3.192

MuriaNewsCom, Pati – Pelaku pembacokan siswa MA. Miftahul Ulum Dukuh Malangan, Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen, yakni Ahmad Fathoni, ditemukan oleh petugas kepolisian Polres Pati, Senin (7/5/2017). Pelaku ditemukan di wilayah Ngembal, Kabupaten Kudus saat hendak melakukan perjalanan ke Jakarta untuk bekerja.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti saat melakukan gelar perkara menyatakan, sebelum dilakukan penyelidikan, pihak kepolisian mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi dan pelapor, yakni Abdul Khalim yang merupakan ayah korban.

Setelah mendapatkan informasi yang cukup dan sudah mengarah ke pelaku, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Sehingga, pada Sabtu (5/5/2018) kemarin, pelaku berhasil diamankan oleh petugas.

Diketahui, pelaku adalah berinisial R warga Dukuh Popoh, Desa Srikaton RT 03 RW 01 Kecamatan Kayen. Saat ini, pelaku masih diamankan di Mapolres.

Lebih lanjut, dari hasil introgasi yang dilakukan oleh pihak penyidik, pelaku dengan sadar mengakui perbuatannya tersebut.  Kemudian dari sejumlah alat bukti yang diamankan, yakni satu buah senjata tajam jenis pedang, kaos beserta celana pendek yang dipakai pelaku saat melakukan penganiayaan.

Selain itu, petugas juga mengamankan tas warna hitam yang dibawa Pelaku untuk menyimpan ataupun membawa senjata tajam saat melakukan penganiayaan. ditambah lagi dengan jaket warna merah yang dibawa Korban saat kejadian berlangsung.

“Dari hasil introgasi dan pengembangan yang kami lakukan, pelaku terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana pada pasal 170 KUHP yang mengatur tentang sanksi hukum bagi para pelaku kekerasan di muka umum,” lanjutnya.

Dalam hal ini, sesuai dengan ketentuan KUHP tersebut, pelaku dapat dipidanakan dengan hukuman selama lima tahun enam bulan.

Diketahui, pembacokan itu terjadi di jalan penghubung Desa Tlogoayu-Gabus, tepatnya di Desa Mojolawaran, Kamis (3/5/2018). Pada saat itu, korban bersama dengan dua orang temannya sedang melakukan arak-arakan untuk merayakan kelulusan sekolah. Korban melaju dari arah Gabus menuju Tlogoayu.

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni di Desa Mojolawaran, Kecamatan Gabus, korban melihat rombongan arak-arakan dari arah yang berlawanan. Merasa tidak bisa lewat, korban kemudian balik arah untuk menghindari konvoi tersebut. Akan tetapi, salah seorang pelajar dari konvoi tersebut, justru mengejar korban hingga akhirnya membacok korban pada bagian kepala dan tangannya

Editor : Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.