Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Cukupi Kebutuhan Air, Dinas Pertanian Grobogan Kembangkan Jaringan Irigasi Perpipaan

MuriaNewsCom, GroboganPembuatan jaringan irigasi perpipaan mulai dilakukan Dinas Pertanian Grobogan sejak beberapa waktu lalu. Lokasi jaringan irigasi menggunakan pipa besar ini ditempatkan pada areal persawahan di Desa Karangsari, Kecamatan Brati.

Kepala Dinas Pertanian Grobogan Edhie Sudaryanto menyatakan, anggaran pembuatan jaringan irigasi perpipaan nilainya sekitar Rp 1,7 miliar melalui dana APBN. Dana tersebut digunakan untuk membangun jaringan irigasi perpipaan sepanjang 1,6 km. Diharapkan, dengan pembuatan jaringan irigasi perpipaan bisa mencukupi kebutuhan air pada lahan pertanian hingga ratusan hektar.

Menurut Edhie, selama ini, kebutuhan air dipasok melalui irigasi saluran terbuka. Pada irigasi model ini ada persoalan utama. Yakni, besarnya kehilangan air dalam proses penyaluran karena menguap atau keluar dari celah-celah saluran.

“Untuk menekan kehilangan air ini perlu ditunjang dengan model infrastruktur jaringan irigasi yang sesuai. Yakni, jaringan irigasi model perpipaan,” jelasnya, Jumat (4/5/2018).

Kasi Lahan Irigasi dan Pembiayaan Sujono menambahkan, selain menekan kehilangan air, ada beberapa keuntungan lain yang didapat dengan jaringan irigasi perpipaan. Antara lain, air irigasi akan cepat sampai tujuan. Kemudian, air tidak mudah tercemar oleh keadaan sekitarnya. Melalui jaringan perpipaan, volume pembagian air dapat diketahui dengan tepat.

Disamping itu, pemasangan pipa dan bangunan pelengkapnya cukup sederhana dan mudah. Pembangunan jaringan irigasi membutuhkan lahan relatif sempit dibandingkan dengan irigasi terbuka.

Ia menjelaskan, air baku irigasi perpipaan di Desa Karangsari diambilkan dari sungai Lusi. Prosesnya, air sungai disedot dengan mesin pompa air besar. Kemudian, air itu dialirkan dulu ke saluran terbuka.

Pada titik yang sudah ditentukan, ditempatkan lagi rumah mesin pompa untuk menyedot air dan dimasukkan dalam jaringan irigasi pipa. Mesin pompa ditempatkan pada bangunan permanen yang sudah dibuatkan di dekat areal persawahan.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...