Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tingkatkan Hasil Panen, Pemuda Karimunjawa Gelar Festival Memeden Sawah

MuriaNewsCom, Jepara – Untuk meningkatkan hasil panen para petani di Kecamatan Karimunjawa, Jepara, sdejumlah warga dan pemuda Karimunjawa menggelar Festival Memeden sawah. Festival tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil panen para petani namun juga untuk meningkatkan wisatawan.

Ketua Panitia Festival Memeden Sawah Djati Utomo mengatakan kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu. Selain untuk meningkatkan hasil panen para petani di dearah Karimunjawa agar tidak diserang hama burung saat menjelang panen, festival itu juga untuk meningkatkan wisatawan di Karimunjawa.

Menurutnya kegiatan tersebut oleh Yayasan Pitulikur Pulo Karimunjawa di area persawahan Dusun Cikmas Karimunjawa. Dalam kegiatan, dihadiri kelompok tani Sopo Nyono, BTNKJ (Balai Taman Nasional Karimunjawa), dan Sarkem Percusion dari Yogyakarta.

“Tak hanya keindahan laut, mangrove serta perbukitan saja yang dimiliki Karimunjawa. Namun ada juga persawahan dengan luasan sekitar 13 hektar, yang harus dijaga dan terus dilestarikan,” ungkapnya saat dihubungi Sabtu (5/5).

Djati mengaku, festival Memeden Sawah ini merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan dari yayasan yang sudah terselenggara untuk beberapa kalinya. Tujuannya untuk melestarikan dan menjaga persawahan yang ada di Karimunjawa agar tetap lestari, dan tidak beralih fungsi.

Djati menjelaskan, di festival tersebut,  acara memeden sawah ini berbeda dari tahun sebelumnya. “Tahun lalu hanya mengusung arak-arakan dan lomba pembuatan wong wongan sawah dari jerami. Kali ini ditambah kegiatan acara memeden sawah dengan penanam pohon yang bisa berbuah,” jelasnya.

Selain itu tambahnya, juga digelar workshop pembuatan pupuk dan pengelolaan limbah sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai jual. Pihaknya berharap, kelak pohon yang sudah ditanam ini bermanfaat bagi warga sekitar. “Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga sawahnya untuk tetep ditanami,” kata dia.

Saat ini, masih banyak lahan kosong yang bisa dimanfaatkan petani untuk ditanami tanaman. Agar nantinya lahan kosong tersebut tetap menjadi persawahan pertanian dan tidak beralih fungsi menjadi hotel ataupun bangunan komersil lainnya.

“Harapan kami, tidak semua lahan yang ada di Karimunjawa ini dijadikan hotel, namun juga ada areal sawah, dan lahan hijau lainnya,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...