Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Regulasi Negara Harus Tegas Dalam Mengelola Zakat

MuriaNewsCom, Pati – Keberhasilan zakat tidak lepas dari pemerintah, baik pusat maupun daerah. Jika pemerintah, pusat dan daerah dengan tegas mengharuskan penegakan zakat kepada semua golongan, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), maka zakat akan terhimpun secara maksimal.

Itu disampaikan oleh Ketua Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA Pati, Jamal Mamur Asmani dalam Pelatihan Manajemen Zakat Wakaf di Madrasah Aliyah  Misbahul Ulum Desa Pasucen, Kecamatan  Trangkil, Jumat (4/5/2018).

“Indonesia adalah Negara dengan penduduk muslim terbesar dunia. Namun, potensi zakat nasional sebesar 280 trilyun hanya mampu dihimpun sebanyak 5.6 trilyun. Angka ini menunjukkan rendahnya kesadaran umat Islam Indonesia dalam mengeluarkan zakat sebagai salah satu rukun Islam yang sangat memprihatinkan,” ungkapnya.

Menurutnya, tidak ada jalan lain untuk membangkitkan gerakan zakat di Indonesia, yakni pemerintah harus membuat aturan yang tegas. Jika ASN sudah mengeluarkan zakat secara rutin lewat Badan Amil Zakat Nasional (BASNAS), maka elemen masyarakat yang lain, khususnya yang bergerak di sektor industri dan perdagangan, akan tergerak secara bertahap.

“Langkah lain adalah membangkitkan lembaga zakat swasta, seperti Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) dan Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah (Lazizmu) yang mempunyai potensi zakat besar dengan masa yang sangat besar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Lazisnu dan Lazismu harus diisi kader-kader muda yang professional, kreatif dan mempunyai integritas moral yang tinggi. Mereka harus tampil sebagai sosok amil zakat yang amanah dan visioner dalam menghimpun dan mendayagunakan zakat untuk mengentaskan kemiskinan dan menggapai kemajuan umat di segala aspek kehidupan.

“Kader-kader muda sejak pendidikan Sekolah Menengah Atas atau Aliyah, harus dibiasakan berderma kepada orang lain sehingga tidak ada rasa bakhil dalam dirinya. Diharapkan dengan langkah ini, lembaga zakat di Indonesia meningkat pesat, sehingga bidang garapannya dalam memberdayakan ekonomi umat semakin luas dan efektif,” yandasnya. (MuriaNewsCom/Cholis Anwar)

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...