Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ada Pengajian, Eksekusi Rumah Hasil Lelang di Kudus Molor Hingga 2,5 Jam

MuriaNewsCom, Kudus – Eksekusi rumah hasil lelang di Desa Tanjungkarang RT 2 RW 3 Kecamatan Jati berlangsung alot, Selasa (24/4/2018).  Hal itu dikarenakan, pada saat akan dilakukan eksekusi,  pihak penghuni rumah tengah mengadakan kegiatan pengajian.

Dari pantauan MuriaNewsCom,  para pihak dari Pengadilan Negeri Kudus, Kepolisian, dan intansi terkait harus menunggu hingga 2,5 jam lamanya. Bahkan sempat mendatangkan perwakilan dari MUI untuk memulai mengeksekusi rumah tersebut.

Panitra Muda Perdata Pengadilan Negeri Kudus Ashari menjelaskan, awalnya dari pihak pemohon Yusuf Setiawan meminta kejaksaan untuk melakukan eksekusi.  Karena rumah hasil lelang yang terletak di RT 2 RW Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati masih ditempati pemilik sebelumnya bernama Arif Jaenudin.

”Ini kan rumah hasil lelang, sebesar 894 juta rupiah. Karena itu, umah tersebut sudah menjadi milik dari Yusuf Setiawan,” papar Ashari,  Selasa (24/4/2018).

Perwakilan MUI melakukan negosiasi usai pemilik rumah yang lama menggelar pengajian saat proses eksekusi. (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji)

Ia menjelaskan, dalam eskekusi rumah hasil lelang tersebut terdiri dari rumah  dan tanah. ”Masing-masing luasnya 320 meter persegi dan 160 meter persegi harus dilaksanakan hari ini juga,” lanjutnya.

Ashari juga menyebutkan, dalam eksekusi tersebut, barang yang masih di dalam rumah masih menjadi hak pemilik lama. Hanya saja, kalau tidak segera diambil, barang tersebut akan disimpan di gudang.

”Kalau di gudang, selama tiga bulan tidak diambil akan menjadi milik pengadilan,” pungkasnya.

Sementara itu,  proses ekseskui baru dimulai sekitar pukul setengah satu tadi. Itupun pihak Pengadilan mendatangkan perwakilan dari MUI Kudus.

“Ini kan ada kegiatan pengajian dan juga ada tugas yang harus dijalankan oleh Pengadilan Negeri Kudus. Sehingga kedua kegiatan tersebut tetap berlangsung dan tidak menggangu antar yang lain,” jelas Iskandar salah satu perwakilan MUI Kudus.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...