Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Aktivasi Bandara Ngloram Blora Didukung Dana Rp 80 Miliar dari Pusat

MuriaNewsCom, Blora – Pemerintah memastikan Bandara Ngloram di Blora akan dibangun dan kembali diaktifkan. Rencana pembangunan bandara ini segera digenjot setelah Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Senin (23/4/2018) kemarin.

Gubernur Jateng nonaktif Ganjar Pranowo menyatakan, Bandara Ngloram direncanakan nantinya bisa didarati pesawat berbadan besar. Ganjar menyatakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah memastikan akan segera membangun bandara ini.

“Wirasaba yang sekarang jadi  Bandara Jenderal Sudirman kemarin sudah groundbreaking Pak jokowi dan harapannya tahun depan sudah jadi. Berikutnya kita bisa mengejar yang Ngloram ini,”  kata Ganjar, saat meninjau lokasi calon bandara di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Blora, Selasa (24/4/2018).

Bandara di Blora akan memanfaatkan Bandara lahan bekas Lapangan Terbang Ngloram yang pernah aktif di era 1980-an. Lapangan terbang ini merupakan aset Kementerian ESDM, sehingga perlu pemindahan aset ke Kemenhub.

Saat ini kondisi  lapangan terbang ini menyisakan bekas landasan yang sudah rusak berat. Aspal sudah mengelupas, tinggal tumpukan batu sepanjang 900 meter dengan lebar 30 meter.

“Saya sudah bicara dengan Menteri Perhubungan, pengalihan aset dari ESDM ke perhubungam disudah proses, jika sudah selesai bisa segera feasibility study kemudian ada DED-nya dan dikembangkan sampai pembuatan bandara,” papar Ganjar.

Rencananya, landas pacu akan dilebarkan dengan ukuran panjang 1.350 meter dan lebar menjadi 40 meter. Juga disiapkan area seluas 1.500 meter persegi untuk turning area atau area di ujung landas pacu bandara. Untuk pengerjaan tersebut dibutuhkan anggaran Rp 40 miliar.

Baca juga : 

Kemudian dana Rp 40 miliar lagi untuk pengerjaan proyek lainnya. Seperti terminal penumpang, apron atau parkir pesawat dan taxiway.

Total dana Rp 80 miliar itu berasal dari Kementerian Perhubungan. Sedangkan Pemprov Jateng dan Pemkab Blora menghibahkan tanah untuk perluasan areal Bandara Ngloram.

“Kalau ini jadi, Cepu, Blora sampai Bojonegoro akan bisa memanfaatkan. Kita tahu di sini ada banyak sumber minyak maka ada transportasi cukup cepat bbisa masuk ke wilayah ini dan ini akan jadi pertumbuhan konomi yang bagus untuk Blora dan sekitarnya,” kata Ganjar.

Selain bandara Blora, pembangunan Bandara A Yani Semarang saat ini juga tengah dikebut. Ditargetkan bandara tersebut bisa dioperasionalkan menjelang Lebaran tahun ini.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...