Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

8.193 Pemilih Pemula di Jepara Diistimewakan

MuriaNewsCom, Jepara – Sebanyak 8.193 pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun hingga 27 Juni 2018 mendatang telah masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Jateng.

Meski belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) namun mereka diberikan keistimewaan dari Disdukcapil agar dapat memberikan hak suaranya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 27 Juni 2018 mendatang.

Anggota Komisioner KPU Jepara, Subchan Zufri saat ditemui MuriaNeswCom di sela-sela nonton bareng debat Pilgub Jateng, Jumat (20/4/2018) malam di Halaman Kantor KPU Jepara.

Menurutnya pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun hingga 27 Juni 2018 mendatang telah masuk ke dalam DPT yang telah ditetapkan. Meski sekarang belum berusia 17 tahun namun Disdukcapil Jepara bisa mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) bagi mereka.

“Kebijakan itu berdasarkan surat edaran dari Kemendagri kepada Disdukcapil. Oleh karena itu, bagi pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun hingga saat pencoblosan mendatang sudah dapat mengantongi Suket dari Disdukcapil dan sudah bisa mengurusnya,” jelasnya.

Nama-nama pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun tersebut juga sudah dikantongi oleh KPU Jepara untuk diturunkan kepada KPPS sebagai dasar ketika ada pemilih pemula yang sudah berusia 17 tahun pada 27 Juni mendatang.

“Ini sebagai antisipasi kami agar tidak terjadi masalah saat di TPS mendatang. Nama-nama pemilih pemula yang telah masuk ke dalam daftar Suket akan dibawa oleh KPPS sebagai dasarnya. Jadi kalau belum membawa Suket bisa mengambil di TPS saat pemilihan mendatang,” katanya.

Sementara itu, sebanyak 5. 019 warga Jepara hingga saat ini belum memiliki EKTP. Hal itu terungkap pada penetapan DPS ke DPT kemarin. Jumlah daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 856.538 dan penetapan DPT 846.212.

“Memang ada selisih cukup banyak. Berkurangnya 10.326, yang belum memiliki KTP elektronik sebanyak 5. 019. Dan sebanyak 5.307 selama pencermatan DPS ke DPT tidak memenuhi syarat, meninggal, sudah pindah alamat dan nama-nama ganda,” jelasnya.

Oleh karena itu, dia berharap bagi warga yang belum melakukan perekaman untuk pembuatan KTP elektronik untuk segera melakukan perekaman untuk mendapatkan EKTP ataupun Suket yang dikeluarkan oleh Disdukcapil.

“Disdukcapil tidak dapat mengeluarkan Suket bagi warga yang belum melakukan perekaman, oleh karena itu harus segera melakukan perekaman data agar dapat menggunakan hak pilihnya pada pencoblosan mendatang. Dengan berkurangnya jumlah DPS ke DPT ini meyakinkan kami bahwa KPU benar-benar valid bersih dari kegandaan pemilih,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...