Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Guru SMK di Purwokerto yang Viral Tampar Murid Dipolisikan, Begini Sikap Sekolah

MuriaNewsCom, Purwokerto – Video guru menampar muridnya di dalam kelas heboh di media sosial dan menjadi viral. Aksi dalam video tersebut terjadi di SMK Ksatrian Purwokerto, dan direkam oleh siswa.

Guru yang menampar tersebut diketahui sebagai guru teknik komputer dan jaringan (TKJ) berinisial LK. Sementara siswa yang ditampar berinisial L kelas XI sekolah tersebut.

Aksi kekerasan itu langsung dilaporkan pihak keluarga ke polisi. Kasus itu dilaporkan ke Polres Banyumas, Kamis (19/4/2018) malam tadi. Pelaporan ini juga dibenarkan Kasatreskrim Polres Banyumas, AKP Djunaidi.

”Laporan dari orang tua korban. Dan masih sebatas laporan, nanti kita lihat perkembangannya,” katanya.

Belakangan diketahui jika siswa yang pernah mengalami kekerasan oleh oknum guru tersebut tak hanya satu. Bahkan, Happy Sunaryanto yang menjadi kuasa hukum para siswa menyebut ada sembilan siswa yang menjadi korban.

Ia menyebut, telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian, dan proses hukumnya menunggu pemeriksaan tehadap para korban.

”Dari sembilan korban dua di antaranya berinisial K dan C yang berusia 17 tahun harus mendapat pemeriksan lebih lanjut. Kita bawa ke dokter karena pendengarannya terganggu,” ujarnya.

Pihak sekolah juga bereaksi dengan kejadian tersebut. Menurut Wakil Kesiswaan SMK Kesatrian Purwokerto, Inayah Rahmawati menyebut kejadian tersebut di luar dugaan. Pasalnya, guru tersebut selama ini dikenal sangat halus dan tak punya temperamen tinggi.

Namun menurut dia, aksi yang dilakukan guru tersebut merupakan puncak kekesalan, karena kelakuan L yang membandel sejak setahun terakhir.

“Siswa yang saat ini duduk di kelas 11 ini sudah sering melakukan kesalahan seperti tidak mengerjakan tugas, sering bolos, dan tadi puncak kemarahan guru tersebut,” ucapnya.

Meskipun demikian, pihaknya sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh guru LK. Pihaknya juga sudah menyelesaikan permasalahan tersebut melalui mediasi.

Ia mejelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat pelajaran TKJ. Saat itu siswa yang ditampar di dalam video itu belum masuk ke dalam kelas. Padahal, guru TKJ yang berinisial LK sudah masuk ke dalam kelas.

Beberapa waktu kemudian, siswa berinisial L masuk ke dalam kelas sementara guru LK yang mendapati siswanya terlambat segera memberikan hukuman dengan menamparnya di depan kelas. “Awalnya sudah masuk pelajaran tapi L masih di kantin jadi telat,” lanjut Inayah.

LK yang sadar bahwa aksinya ini akan jadi viral, telah menyiapkan video klarifikasi. Video itu berisi penjelasan, permintaan maaf, dan sedikit percakapan dengan beberapa muridnya yang telah ditamparnya.

Dalam video yang diambil usai mata pelajaran Teknik Komputer Jaringan (TKJ) tersebut, guru LK meminta siswanya untuk merekam dirinya di hadapan para siswa yang ditamparnya.

“Iya, ini saya. Saya yang memukul mereka (siswa), dan ini semua korbannya ada. Saya paham, saya mengerti, saya pun melakukannya dengan tujuan, saya tidak serta merta buat sekali, saya tidak serta merta melakukannya dengan tanpa tujuan,” ujar guru tersebut dalam video.

Ia juga mengaku memahami apa yang dirasakan siuswanya. Oleh karenanya dia memberi kesempatan para siswa yang dendam padanya untuk membalas. Termasuk jika ingin melaporkan ke polisi.

“Tolong disadari, saya melakukan itu bukan tanpa tujuan, saya paham sekali, saya ngerti sekali di dalam hati kamu berkecamuk, ingin membalaskan dendam kamu ke saya atau mungkin kamu ingin melaporkan saya ke polisi,” tambahnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...