Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Semua Anggota Dewan Grobogan Kunker, Anggota LCKI Gagal Audiensi dengan Wakil Rakyat

MuriaNewsCom, GroboganSuasana kantor DPRD Grobogan sempat ramai, Kamis (19/4/2018). Hal ini menyusul adanya sejumlah anggota Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) yang datang ke kantor wakil rakyat untuk melangsungkan audensi.

Namun, saat tiba di kantor wakil rakyat, mereka terpaksa harus gigit jari. Soalnya, saat itu tidak ada satupun wakil rakyat yang hadir. Kondisi itu menyebabkan kekecewaaan. Bahkan, beberapa diantaranya sempat marah-marah.

”Mana yang katanya mewakili aspirasi rakyat. Ini ada rakyat yang akan menyampaikan aspirasi, tidak digubris. Ini menjadi bukti kalau anggota DPRD Grobogan tidak betul kinerjanya,” kata anggota LCKI Grobogan Ulil Huda.

Tak hanya marah-marah, mereka juga memeriksa satu persatu ruangan komisi. Kegeraman mereka makin bertambah setelah mendapati semua ruangan komisi ternyata terkunci dari luar.

Tak lama kemudian, beberapa staf Sekretariat DPRD Grobogan mendatangi anggota LCKI tersebut. Melihat ada staf datang, Ulil lalu menyampaikan maksud kedatangannya bersama beberapa rekannya. Ia menegaskan, kedatangannya itu untuk mempertanyakan surat pengajuan aduan dan permohonan audiensi yang dikirimkan seminggu lalu.

”Kami sudah kirim surat seminggu lalu untuk audensi masalah pasar modern. Tapi tidak ada jawaban apapun. Makanya kami datang langsung ke sini,” ungkapnya.

Sugiyanto, anggota LCKI lainnya mengaku kecewa dengan kinerja DPRD Grobogan. Dia mengancam akan mendatangkan massa saat audiensi dengan Komisi B dan dinas terkait yang dijadwalkan pada pekan depan.

”Terus terang, kami betul-betul kecewa. Kami akan datang kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak. Biar warga tahu kinerja anggota DPRD itu seperti apa,” cetusnya.

Saat suasana ramai, ada anggota Komisi B Karyoso yang baru tiba di kantor DPRD Grobogan. Karyoso saat itu baru tiba dari kegiatan kunjungan kerja di Balikpapan.

”Kami baru saja pulang dari studi banding masalah pasar modern di Balikpapan. Beberapa anggota lain memilih langsung pulang lebih dulu,” katanya saat mendapat banyak pertanyaan.

Karyoso menegaskan, pihaknya bisa menerima aspirasi dari siapapun. Untuk surat yang disampaikan  itu memang belum diterima sehingga tidak bisa dilakukan penjadwalan. “Nanti kami jadwalkan pekan depan,” jelasnya.

Menurut Karyoso, kosongnya ruang komisi A, B, C, dan D disebabkan semua anggota sedang melakukan kunjungan kerja dan studi banding di ke luar daerah.

”Semuanya baru melakukan kunjungan kerja di beberapa daerah. Untuk anggota Komisi B sendiri, baru tiba di Grobogan hari ini,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...