Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

DPT Pilgub Ditetapkan, 8.908 Pemilih di Grobogan Tereliminasi dari DPS, Ini Sebabnya

MuriaNewsCom, GroboganKPU Grobogan menggelar rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) Pilgub Jateng 2018, Kamis (19/4/2018). Rapat terbuka yang dilangsungkan di aula itu dipimpin langsung Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif.

Selain itu, ketua PPK dan tim kampanye pasangan calon peserta pilgub juga diundang dalam kesempatan itu. Hadir dalam rapat pleno tersebut, Ketua Panwaslu Grobogan Agus Purnama.

Dalam rapat tersebut terungkap, jumlah pemilih yang masuk dalam DPT sebanyak 1.087.370 orang. Terdiri 540.361 laki-laki dan 547.009 perempuan.

Jumlah pemilih dalam DPT ini berkurang 8.908 orang dibandingkan dengan data dalam daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkan bulan Maret lalu.  Pada penetapan DPS, jumlah pemilih ada 1.096.278 orang. Rinciannya, sebanyak 544.689 laki-laki dan 551.589 perempuan.

”Data DPT memang berkurang jumlahnya dibandingkan dengan DPS. Soalnya, data DPS itu sifatnya sementara dan masih kita lakukan penelitian dan uji publik lagi,” jelas Komisioner KPU Grobogan Saikur Rokhman.

Menurutnya, data penduduk petensial pemilih pemilu (DP4) yang diterima sebelumnya, jumlah pemilih ada 1.113.948 orang. Dari data tersebut kemudian dilakukan kegiatan pemutakhiran pemilih pada 280 desa/kelurahan untuk ditetapkan jadi DPS.

Dari kegiatan perbaikan dan uji publik yang dilakukan petugas, masih ada banyak pemilih yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sehingga dikeluarkan dari DPS . Mereka yang masuk kategori TMS ini diantaranya adalah orang gila (orgil), sudah meninggal, dibawah umur, tidak dikenal, anggota TNI/Polri, data ganda, dan sudah pindah tempat. Dalam pemutakhiran data atau coklit ada penambahan pemilih baru.

”Jadi data final dalam DPT ada 1.087.370 pemilih. Data dalam DPT ini akan jadi acuan untuk pencetakan jumlah surat suara,” jelasnya.

Setelah penetapan DPT, masih ada tahap pemeliharaan data hingga hari H. Pemeliharaan dilakukan terhadap pemilih yang meninggal, pindah alamat atau tercatat jadi anggota TNI/Polri.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...