Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Duh! Tiga Wanita Menari Erotis Saat Ultah Klub Motor di Jepara

MuriaNewsCom, Jepara – Insiden tak senonoh terjadi saat acara kumpul komunitas motor Yamaha N-Max di Pantai Kartini Jepara, Sabtu (14/4/2018) siang. Saat acara berlangsung, ada tarian berbau erotis yang melibatkan tiga penari wanita yang hanya memakai penutup dada dan bercawat.

Video tarian itu menyebar melalui media sosial Whatsapp, pada Sabtu sore. Terkait kebenarannya, MuriaNewsCom coba mengonfirmasinya kepada Manager Pantai Kartini Joko Wahyu Sutejo, ia membenarkannya.

“Memang ada acara ulang tahun NMAX di Pantai Kartini tadi siang‎. Terkait adanya insiden itu (tarian erotis) kami sangat menyayangkan. Itu kurang pas. Selain itu kami hanya ketempatan saja,” tuturnya, dihubungi melalui sambungan telepon.

Dikatakannya, izin untuk menyelenggarakan acara tersebut sudah diterimanya sejak dua minggu lalu. Saat bertemu dengan panitia, ia mengaku panitia tidak memberikan detil terkait rangkaian acara tersebut.

Ia menyebut, sudah bertemu dengan panitia acara tersebut dua minggu lalu. Namun mereka tak menyebutkan detil terkait acara yang akan terselenggara.

“Kita sudah ketemu dengan panitianya dua minggu lalu, mereka hanya memberikan keterangan pinjam tempat untuk ultah NMAX dan hiburan dangdut gitu saja. Ketuanya kalau tidak salah Jalil dan ketua NMAX (Jepara) Faiz‎. Untuk izin kami hanya memberikan rekomendasi, selanjutnya izin diberikan oleh Polres Jepara. Kami tahunya kalau sudah diberikan izin oleh Polres ya sudah beres,” ungkap dia.

Dirinya sangat menyayangkan insiden tarian erotis yang dilakukan pada saat ulang tahun klub motor tersebut. Karena menurutnya, selama ini kegiatan yang diselenggarakan di Pantai Kartini dijaga agar tidak menjorok ke arah sensual.

“Kalau kegiatan yang kami selenggarakan hanya organ tunggal‎, tidak sampai vulgar seperti itu,” ucapnya.

Dirinya menambahkan mengetahui insiden tersebut dari anak buahnya yang melaporkan ihwal itu. “Mosok sampe ngono (masa sampai begitu) itu saya tahu setelah saya pulang sebentar untuk keperluan‎ di rumah. Setelah saya kembali ke pantai acara sudah selesai. Adapun izinnya sampai jam 16.00 WIB,” tuturnya.

Menurutnya, setelah ada insiden tarian erotis kepolisian langsung menghentikan acara. “Terkait nanti setelah ini bagaimana, kami akan menyerahkannya kepada kepolisian, karena sudah dipanggil tadi. Bagi kami sendiri hal ini menjadi pelajaran, agar lebih teliti lagi terkait rundown acara,” paparnya.

Sementara itu, ketika MuriaNewsCom mencoba menghubungi Ketua Panitia yakni Jalil, handphone yang bersangkutan tak bisa dihubungi.

Adapun, kasus ini sedang dalam penanganan petugas kepolisian. Informasi yang dikumpulkan, saat ini panitia acara sedang dipanggil ke Satreskrim Polres Jepara.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...