Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

PAMMI Jepara Sambut Baik Keluarnya Izin Orkes di Siang Hari

MuriaNewsCom, Jepara – Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Jepara menyambut baik putusan Polres Jepara, yang telah kembali memberi izin untuk penyelenggaraan orkes dangdut. Meskipun demikian, wadah seniman musik melayu ini berharap ada langkah solutif agar peristiwa serupa tak terjadi lagi.

Hal itu dikatakan Ketua Umum PAMMI Jepara Aris Isnandar. Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan organisasi untuk mengeliminir potensi konflik ditengah arena orkes.

Diantaranya dengan mewajibkan penggunaan pakaian yang sopan, tak memperbolehkan minum miras dan sebagainya. “Ini harus ditata, bagaimana kedepan Jepara kondusif. Kita siap bermitra dengan pemerintah dan pihak keamanan. Kita perlu duduk bersama untuk menyampaikan ide ini. Selain itu dari penggemar musik dangdut (penonton) juga perlu komunikasi,” ujarnya, Jumat (13/4/2018) siang.

Hal serupa Ketua Harian PAMMI Jepara Joko Lukito. Menurutnya, ihwal pemberian izin manggung di siang hari telah diketahuinya dari rapat bersama pihak kepolisian yang ia ikuti.

Baca Juga:

Putusan itu, langsung ia paparkan kepada anggota-anggotanya. Menurutnya berbagai tanggapan disampaikan artis musik melayu, dibawah binaannya. Meskipun menerima akan keputusan tersebut, namun pihaknya menginginkan musyawarah lebih lanjut dengan pemerintah.

“Kami sudah memerintahkan sekretaris kami untuk membuat surat yang ditujukan kepada bupati dan dewan. Nanti bagaimana tanggapan terkait ini,” ungkapnya.

Ia membeberkan, beberapa pentas dangdut yang sempat tertunda akhirnya batal. Itu karena, tuan rumah tetap menginginkan pentas dangdut di malam hari.

“Beberapa empunya rumah sudah kami lobi untuk dapat menjadwalkan ulang orkes, namun tidak mau, mereka menginginkan tetap malam untuk menghibur tamu. Sehingga uang panjar minta dikembalikan,” paparnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...