Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kebelet Mutasi, PNS di Pati Kena Tipu Pensiunan

MuriaNewsCom, Kudus – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kudus berhasil mengamankan Lilis Elia, warga Desa Pasuruan Kidul RT 02/RW 03 Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Perempuan berusia 58 tahun itu diduga melakukan penipuan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan modus bisa meloloskan mutasi ke tempat lain.

Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning mengatakan, di pemerintahan, pelaku memang diketahui sebagai seorang pensiunan PNS dari Dinas Pertanian. Berbekal itu, pelaku mengaku memiliki banyak kenalan dan bisa meloloskan pegawai mutasi dari daerah satu ke daerah lain.

”Dengan modal itu, ia melancarkan aksinya. Ternyata, ucapannya menguap. Pelaku membuat surat palsu. Semua redaksi, kop, sampai tanda tangan dipalsukan. Semua dokumen yang dikeluarkan sudah dipemeriksa Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah. Hasilnya memang palsu, ” paparnya Rabu (11/4/2018).

Untuk korban sendiri, menurut Kapolres Kudus Agusman Gurning baru ada satu orang. Korban diketahui berinisial W, PNS di Kabupaten Pati. W yang diketahui ingin pindah ke Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kepincut dengan omongan manis pelaku.

Akibatnya, di tanggal 10 Februari 2015 lalu, W pun menyerahkan uang sebesar 30 juta kepada pelaku. Dana tersebut diberikan melalui seorang pelantara berinisial PJ. Dari transaksi tersebut, pelaku memberikan bukti pembayaran berupa kwitansi dengan bermaterai 6.000 sebagai bukti.

”Dari keterangan pelaku, biaya itu diminta untuk pengurusan mutasi/pindah tugas daerah ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari situ, ia menjanjikan semua dokumen siap dalam waktu tiga bulan,” ujarnya.

Hanya, setelah ditunggu tiga surat tak kunjung turun. Bahkan, surat tidak terealisasi sampai sekarang. Karena meras ditipu, korban W pun melaporkan pelaku pada tanggal 9 Januari 2018.

”Korban datang melapor tanggal 9 Januari. Ia ditemani beberapa teman. Laporannya juga tercatat dalam nomor LP/B/02/I/2018/Jateng/RES KDS,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku kini harus mendekap di Mapolres Kudus untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pelaku terancaman pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...