Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

PLN Cari Investor Kembangkan Becak Listrik Bimo di Solo

MuriaNewsCom, Solo – Becak listrik yang diberi nama Bimo telah diluncurkan oleh PT PLN Area Surakarta, pada Solo Great Sale (SGS) akhir 2018 lalu. Hingga kini, PLN tengah mencari investor untuk mengembangkan becak listrik tersebut.

Prototipe becak yang mempunyai nama panjang “Becak Listrik untuk Masyarakat Solo” itu telah diujicoba oleh PLN. Ada dua prototipe yang telah diujicoba.

Manager PLN Area Surakarta, Mundhakir mengatakan, dari hasil uji coba tersebut, becak listrik yang juga bisa menggunakan daya baterai untuk operasinya bisa bertahan 4 jam sekali charge (isi ulang). Tenaga listrik siap menggantikan tenaga mekanik atau manusia seperti becak yang ada selama ini.

“Elektrifikasi becak ini sebenarnya program umum dari PLN. Karena selain becak, kami juga buat alat pemipil jagung yang juga pakai listrik. Kalau becak itu arahnya sebenarnya bisa untuk pariwisata, ya tergantung nanti pengembangannya seperti apa,” katanya dilansir Solopos.com.

Saat ini menurut Mundhakir, PLN baru berkomunikasi dengan Techno Park Sragen terkait rencana pengembangan becak listrik. Ia menyebut, belum ada komunikasi dengan calon investor lain untuk pengembangan becak ini.

Meski demikian, PLN tak menargetkan kapan becak listrik itu bisa dimanfaatkan masyarakat. Menurut dia, target terdekat yakni mencari investor untuk mengembangkan prototipe ini.

Sebagai informasi, PLN membuat satu becak listrik dengan nilai investasi Rp 7  juta/becak. Selain memakai listrik, becak juga bisa dijalankan dengan baterai yang bisa diisi ulang (recharge).

Jika becak listrik itu bisa dikembangkan, PLN siap menyediakan sarana pendukung yakni stasiun penyedia listrik umum (APLU) di tempat umum sebagai tempat isi ulang baterai becak listrik.

“Jadi pada becak juga ada alat monitornya, kecepatannya juga bisa mencapai 40 km/jam. Program ini sebenarnya untuk memancing kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat bisa dikembangkan dengan penggunaan energi listrik,” terangnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...