Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Memasuki MT II, Petani Kudus Berharap Ketersediaan Pupuk Melimpah

0 342

MuriaNewsCom, Kudus – Memasuki Masa Tanam (MT) ke-dua, petani kudus berharap ketersediaan pupuk di Kecamatan Mejobo, Kudus melimpah. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, yakni pada MT pertama, banyak petani yang belum mendapatkan pupuk bersubsidi, sehingga terpaksa harus membeli pupuk nonsubsidi.

Sutrisno (56) salah satu petani Desa/Kecamatan Mejobo mengatakan, MT tahap kedua ini dipastikan akan membutuhkan banyak pupuk. Pasalnya, intensitas hujan sudah berkurang, sehingga resapan pupuk akan semakin cepat. Selain itu, pola pertumbuhan pada juga akan teratur.

”Saat ini baru menanam, tetapi satu hingga dua pekan kemudian, padi sudah bisa di pupuk agar pertumbuhannya lebih cepat. Kami harap, ketersediaan pupuk bersubsidi makin melimpah,” ungkapnya saat ditemui di sawahnya, Sabtu (7/4/2018).

Menurutnya, pemupukan tidak hanya dilakukan satu dua kali saja, tetapi mulai dari usia satu minggu hingga memasuki masa panen. Hal itu agar pertumbuhan padi berjalan normal. Ditambah lagi dengan penyempretan untuk menghilangkan hama dalam batang pohon padi.

“Prosesnya panjang, pemupukan juga harus banyak. kalau pemupukan dilakukan ala kadarnya, pertumbuhan padi tidak akan bisa maksimal. Jadwal panen juga akan molor,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, dia berharap kepada dinas terkait untuk memberikan stok pupuk lebih ke distributor maupun pengecer. Sehingga, para petani tidak bingung ketik masa pemupukan.

Senada juga dikatakan oleh Parjo (57) petani Desa/Kecamatan Mejobo. Memasuki masa tanam, dia tidak ingin dibayang-bayangi dengan kelangkaan pupuk atau harga pupuk yang dipermainkan pengecer. Dia berharap, pengawasan terhadap penjualan pupuk bersubsidi lebih ditingkatkan.

“Petani hanya bisa pasrah. Katanya pupuk bersubsidi lebih murah, nyatanya kami membeli juga sama saja. Tidak ada perbedaan dengan pupuk nonsubsidi,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.