Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tak Tahu E-Tilang, Ribuan Pelanggar Lalu Lintas di Kudus Berjubel Ikuti Sidang Tilang di Kejaksaan

MuriaNewsCom, Kudus – Ribuan masyarakat Kamis (5/4/2018) mendatangi Kejaksaan Negeri Kudus. Hal tersebut tanpa sebab, mereka datang bermaksud untuk melakukan sidang tilang akibat melanggar lalu lintas.

Dari pantauan MuriaNewsCom, dari luar terlihat parkir kendaraan roda dua maupun roda 4 yang berjubal. Kemudian di dalam Kejaksaaan Negeri Kudus di loket pembayaran dipenuhi dengan masyarakat yang hendak sidang tilang.

Agus, salah satu pelanggar lalu lintas mengatakan, dirinya datang ke Kejaksaan Negeri Kudus untuk sidang tilang karena telah melanggar lalu lintas.

”Kemarin waktu saya pulang dari rumah sakit, saya lewat utara Alun-alun (Jl Sunan Muria). Karena belum lewat jam 07.00 WIB, saya kena semprot, dan akhirnya ditilang,” jelasnya kepada MuriaNewsCom Kamis (5/4/2018).

Baca: Dua Pekan, 1.200 Pelanggar Lalu Lintas di Kudus Kena Tilang

Namun dirinya memilih untuk melakukan langsung sidang tilang di Kejaksaan Negeri Kudus,  yang antrinya terbilang lama. Hal itu dilakukan lantaran ia tidak tahu ada fasilitas E-Tilang.

”Saya masih belum tahu kalau ada E-Tilang. Jadi ya milih sidang di kejaksaan,” lanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan Ayu. Perempuan asal Prambatan ini mengaku tak tahu caranya menggunakan E-Tilang. Setahunya, kalau kena tilang harus mengikuti sidang di Kejaksaan Negeri.

”Kemarin saya kena tilang karena lampu mati. Karena tak tahu ada E-Tilang ya ikut sidang. Pak polisinya juga bilang, tanggal 5 April sidang tilang di kantor kejaksaan,” imbuhnya.

Meski begitu, berdasarkan keterangan Plh Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kudus Prabowo Aji selama dua pekan ini ada 64 pelanggar lalu lintas yang memanfaatkan E-Tilang. Hanya saja, jumlah itu sangat kecil dibandingkan jumlah pelanggar yang melakukan sidang tilang.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...