Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Masih Dirawat, Ijab Kabul Korban Jamu Manten Digelar Tanpa Kehadiran Mempelai Putri

MuriaNewsCom, Kudus – Senin (2/4/2018) seharusnya menjadi hari bahagia bagi pasangan Imam Sutopo (27) dan Umi Saadah (22), lantaran keduanya dijadwalkan menikah. Namun gegara insiden “Jamu Manten”, pernikahan keduanya, harus dilaksanakan tanpa kehadiran pengantin perempuan, yang keracunan usai menenggak minuman tersebut.

Umi Saadah sendiri kini masih mendapatkan perawatan di RSUD dr. Loekmono Hadi. Keadaannya membaik. Namun tidak bagi bibinya Manisih yang tewas, karena juga menenggak ramuan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (1/4/2018), di rumah calon pengantin, di Desa Lau, Kecamatan Dawe-Kudus pukul 20.00 WIB. Saat itu Umi meminum cairan jamu, yang dibeli dari Pasar Dawe. Namun karena tak menyukai rasanya, ia hanya meminum sedikit.

Sisa minuman tersebut, kemudian ditenggak oleh bibinya Manisih. Tak berapa lama setelah meminum ramuan tersebut, Umi mengeluhkan pusing dan mata berat serta muntah-muntah. Begitu juga Manisih. Keduanya dibawa ke rumah sakit.

Nyawa Manisih tak tertolong. Namun si calon pengantin masih bisa terselamatkan.

Baca Juga: 

“Ini tadi ijabnya jadi dilakukan, pukul 08.00 WIB pagi. Ya tidak ada calon pengantin perempuannya, tapi hanya wali nikahnya saja (ayah dari Umi) yang hadir. Tidak ada resepsi,” ujar Sumarni (45) kakak kandung Umi Saadah, saat ditemui di rumah milik ayahnya, Senin (2/4/2018).

Menurutnya, saat peristiwa adiknya meminum hanya sedikit. Adapun ukuran gelas yang untuk wadah jamu, ukuran 412 mililiter (gelas ganthol). Menurut Sumarni, pada saat kejadian jamu hanya dibuat setengahnya.

“Beli jamunya dari pasar (Dawe) tidak tahu yang beli siapa, yang buat siapa. Wong tadi malam saya menyalami tamu,” tuturnya.

Terpisah, Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Kudus Iptu Asnawi mengatakan sedang menyelidiki peristiwa tersebut.

“Kami masih dalam proses lidik belum bisa menyimpulkan,” terangnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...