Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Lihat Bocah Ngamen untuk Biayai Sang Ibu, Sudirman Teringat Masa Kecilnya

MuriaNewsCom, Magelang – Ahmad Choirul Roziqin atau akrab dipoanggil Mamat harus rela putus sekolah untuk bekerja untuk menghidupi ibunya. Bocah ini saban hari harus mengamen untuk mendapatkan receh guna menyambung hidup.

Beberapa waktu lalu, bocah ini diamankan Satpol PP karena mengamen di jalanan. terpaksa harus mengamen di jalan untuk bertahan hidup. Ayahnya sudah tiada. Ibunya tidak bisa lagi bekerja mencari nafkah setelah stroke menyerangnya. Kini, sang Ibu hanya bisa tinggal di rumah.

Guna bertahan hidup Mamat terpaksa harus mengamen di jalan. Ia juga terpaksa harus berhenti sekolah begitu lulus SD. Cita-citanya untuk menjadi Nakhoda terpaksa disimpannya jauh di angan-angan.

Kabar tentang Mamat ini menarik perhatian Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said. Akhir pekan kemarin, Sudirman mengunjungi bocah ini di rumahnya di Kampung Tidar, Magelang. Bocah ini bersama ibunya tinggal di rumah yang sangat sederhana.

Melihat kondisi bocah ini dan mendengar kisahnya, Sudirman Said mengaku menjadi teringat masa kecilnya yang juga kesusahan.

Maklum Sudirman semasa kecil memang sering kekurangan. Ia juga nyaris putus sekolah, jika tak diberi pertolongan oleh gurunya.

“Masa kecil saya juga susah seperti Mamat ini. Pendidikanlah yang mengubah nasib saya. Karena itu anak-anak seperti Mamat harus diberi akses agar bisa tetap sekolah,” ujarnya.

Pendidikan, lanjutnya, merupakan salah satu cara untuk memutus rantai kemiskinan. Ia mencotnohkan dirinya sendiri.

“Saya contohnya. Karena memperoleh pendidikan yang baik, saya bisa mengentaskan keluarga saya dari kemiskinan,” kenangnya.

Baca : Ketika Sudirman Said Bertemu Guru yang Selamatkannya dari Putus Sekolah

Ia pun berjanji, jika terpilih sebagai pemimpin Jateng kelak, Dirman akan mengalokasikan dana yang cukup untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin agar bisa tetap sekolah.

“Saya memiliki prioritas membangun manusia. Dan pendidikan merupakan sarana yang sangat baik untuk membangun manusia,” terangnya.

Menurut dia, pendidikan bisa menjadi tangga untuk menaikkan taraf hidup masyarakat. Dan kemiskinan di Jateng bisa dipangkas dengan pendidikan.

“Jangan sampai ada anak Jateng yang tidak bisa sekolah karena tidak punya biaya. Semua anak di Jateng harus bersekolah,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...