Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jepara Dianggap Seksi Sebagai Jujugan Investasi

MuriaNewsCom, Jepara – Kabupaten Jepara merupakan daerah yang banyak diincar oleh investor untuk menanamkan modalnya. Namun hal ini harus diikuti keseriusan pemerintah, untuk mempermudah perizinan dan menyediakan tenaga kerja.

Hal itu disampaikan Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Tengah Gideon Suhartoyo, Minggu (18/3/2018), saat peringatan Hari Pekerja Nasional di Pantai Kartini. Menurutnya, bersama tiga kabupaten lain, Bumi Kartini dianggap kondusif sebagai lokasi industri besar.

“Ada empat daerah di Jawa Tengah yang dianggap seksi oleh investor. Yakni Jepara, Brebes, Salatiga dan Grobogan. Apa faktornya? satu kondusif dan kedekatan dengan pelabuhan serta jalan tol,” katanya.

Namun, lanjut Gideon, pemerintah daerah tak lantas ongkang-ongkang kaki. Pemkab Jepara dituntut  melakukan pembenahan kemudahan perizinan dan peningkatan kapasitas pekerja.

Jika tidak, maka akan banyak pekerja lokal yang terserap ke industri-industri besar yang diramalkan akan migrasi ke Jepara. “Jepara ini seksi sekali untuk industri yang akan bermigrasi dari Jawa Barat, DKI Jakarta dan Vietnam. Namun hal itu harus diikuti komitmen pemerintah,” ujarnya.

Disinggung persaingan mendapatkan pekerja, antara industri besar dengan UMKM di Jepara, Gideon tak menampik hal itu. Menurutnya, solusi upah sektoral dapat memangkas kesenjangan tersebut.

“Itulah kenapa upah sektoral itu penting, bayangkan sekarang seorang ibu rumah tangga memunyai usaha gorengan dengan dua karyawan, kan tak mungkin kemudian dia disuruh bayar sesuai upah minimum kabupaten,” jelasnya.

Hal tersebut diakui oleh Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Beberapa saat lalu, ia menyebut, wilayahnya ini memang menjadi incaran investor.

“Beberapa hari yang lalu saya mengikuti buisness meeting (pertemuan bisnis) di Solo. Dari beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah, yang menyita simpati calon investor itu kabupaten kita Jepara,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Marzuqi menyebut, dirinya telah bertemu beberapa di antaranya. Di sektor perusahaan padat karya ada yang telah menjajaki kemungkinan berbisnis dan membuka pabrik di wilayah Jepara.

“Ada perusahaan tekstil yang kini berada di Boyolali yang telah berkomunikasi dengan saya, apakah bisa saya memenuhi pekerja. Waktu itu saya jawab kalau untuk penuhi langsung saya tidak bisa, tapi kalau untuk mengomunikasikannya bisa. Hal itu karena, perusahaan disana mulai kewalahan untuk mencari pekerja,” katanya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...