Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

DPS Pilbup Kudus Ditetapkan, 8 Ribu Pemilih Tak Punya E-KTP

MuriaNewsCom, Kudus – Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilbup Kudus dan Pilgub Jateng 2018 ditetapkan sebesar 618.009 orang. Hal itu sesuai dengan hasil pencocokan dan penelitian yang telah rampung dilakukan pada pertengahan Februari 2018 lalu.

Syafiq Ainurridho Komisioner Divisi Data dan Perencanaan KPU Kudus mengatakan, dalam rapat pleno tersebut dirumuskan dua hasil. Yang pertama terkait jumlah DPS dan jumlah pemilih potensial yang belum memiliki KTP Elektronik.

“Yang kedua ini (pemilih potensial non E-KTP) jumlahnya ada 8.998 orang. Mereka nantinya akan kami konfirmasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kudus. Targetnya kami konfirmasikan sebelum penetapan DPT pada pertengahan bulan April 2018 nanti,” ujarnya, setelah Rapat Pleno Rekapitulasi DPS di Aula KPU, Kamis (15/3/2018) siang.

Dikatakannya, setelah ditetapkan menjadi DPS, KPU akan mengumumkanya kepada masyarakat, selama kurun 24 Maret sampai 2 April. Hal itu untuk mendapatkan sanggahan ataupun masukan dari masyarakat, terkait daftar tersebut.

Selain itu, program dari KPU Jawa Tengah akan mengundang kepala keluarga, untuk ikut mencermati DPS. Hal itu untuk agar kepesertaan pilkada 2018 bisa dilakukan secara tepat.

“Selama ini kan hanya ditempelkan saja. Kali ini terobosan dari KPU Jateng akan memanggil kepala keluarga, untuk ikut mencermati. Mekanismenya nanti PPS (Panitia Pemungutan Suara) mengundang kepala keluarga untuk melakukan penelitian, apakah ada anggotanya yang belum terdaftar,” ungkap dia.

Selain ketepatan peserta pilkada, DPS yang nantinya menjadi DPT (Daftar Pemilih Tetap) juga berpengaruh pada sediaan logistik pemilu.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Kudus Putut Winarno mengaku siap berkoordinasi dengan KPU. Ia menyebut, jumlah warga wajib E-KTP di Kota Kretek mencapai 621.246 orang per tanggal 12 Maret 2018. Sementara yang sudah merekamkan datanya adalah 607.475 orang.

“Kekuranganya (belum rekam) 13.771 orang. Dengan data potensial dari KPU sebesar 8.998 orang, maka kami merasa terbantu dan akan melakukan kroscek ke desa-desa untuk melakukan perekaman. Namun kami tetap harus menyelesaikan jumlah tersebut (13.771),” terangnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...