Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Terenyuh Gaji Honorer Hanya 300 Ribu Perbulan, Ini Janji Bupati Grobogan

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni menjanjikan kenaikan penghasilan bagi para guru honorer wiyata bakti. Hal itu disampaikan saat menyerahkan SK penugasan mengajar pada guru honorer se-eks Kawedanan Manggar yang dilangsungkan di kantor Kecamatan Godong, Sabtu (10/3/2018).

Janji itu dilontarkan setelah Sri Sumarni mengetahui jika penghasilan yang didapat guru honorer dirasa masih sangat minim. Selama ini, para guru itu mendapatkan honor dari dana BOS rata-rata Rp 300 ribu per bulan.

”Terus terang, saya merasa trenyuh dengan penghasilan yang diterima guru honorer ini. Saya berjanji akan mengupayakan kenaikan honor atau penghasilan guru honorer,” kata Sri Sumarni yang disambut tepuk tangan meriah dari ratusan guru honorer yang hadir dalam acara tersebut.

Terkait dengan kenaikan penghasilan guru honorer itu, Sri menyatakan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto. Menurutnya, rencana untuk menaikkan penghasilan itu sudah mendapat lampu hijau dari pihak dewan.

”Mengenai besaran kenaikan belum bisa saya sampaikan. Minimal, saya ingin pendapatannya bisa ditambah sekitar Rp 200 ribu dari dana APBD,” jelasnya.

Sri menegaskan, besarnya kenaikan penghasilan bagi guru honorer itu tidak bisa dilakukan signfikan. Soalnya, anggaran APBD nilianya terbatas dan juga diperlukan untuk membiayai kegiatan lainnya yang tidak kalah pentingnya. Salah satunya adalah untuk perbaikan infrastruktur jalan milik kabupaten yang masih butuh dana sangat besar.

Dalam kesempatan itu, Sri Sumarni meminta para guru tetap bersemangat menjalankan tugasnya. Terlebih setelah mereka mendapatkan SK penugasan mengajar.

Menurut Sri, SK penugasan itu diperlukan menyusul adanya Permendikbud No 26 tahun 2017. Sesuai peratuan tersebut, para guru honorer bisa mendapatkan honor dana dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jika memiliki SK penugasan dari bupati. Besarnya honor yang didapat sebanyak 15 persen dari BOS.

Aturan Permendikbud itu akan diberlakukan mulai tahun 2018. Setelah ada Permendikbud, honor yang selama ini didapatkan terancam tidak bisa diterima lagi. Soalnya, keberadaan guru honorer belum dapat penugasan lewat SK bupati.

”Setelah ada Permendikbud tersebut, langsung kita sikapi. Namun, kita tidak bisa buru-buru mengeluarkan surat penugasan karena harus menyesuaikan dengan aturan lainnya. Jangan sampai surat yang kita keluarkan malah bertentangan dengan aturan lain. Setelah proses administrasinya selesai maka SK penugasan bisa kita berikan hari ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat Jumlah guru honorer yang menerima SK penugasan sebanyak 3.293 orang. Mereka ini terdiri dari guru SD dan SMP yang tersebar di 19 kecamatan.

Penyerahan SK penugasan guru honorer dilangsungkan di tiap eks kawedanan. Untuk penyerahan hari ini dilakukan di dua lokasi. Yakni, di kantor Kecamatan Godong dan kantor Kecamatan Gubug.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...