Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Serapan Beras Oleh Bulog di Kudus Masih Nihil

0 463

MuriaNewsCom, Kudus – Serapan beras oleh Bulog di Kabupaten Kudus pada MT I masih nihil. Hingga Selasa (6/3/2018) pagi, baru ada kerjasama serap dari mitra kepada Bulog sebesar 50 ton.

Hal itu diakui oleh Kepala Perum Bulog Subdivre Pati, Muhammad Taufiq saat mengunjungi sebuah gudang di Desa Wates, Kecamatan Undaan. Bersamanya, Komandan Kodim 0722 Kudus Letkol Inf. Sentot Dwi Purnomo dan pemilik gudang beras Yudho Prasetyo.

“Hari ini mitra baru membuka kontrak beras sebanyak 50 ton.Mitra lain kabarnya akan buka kontrak, tapi kita tunggu saja. Kalau untuk se Divre Pati kontraknya 3.500 ton beras, realisasinya 1.500 ton beras. Sudah (menyerap beras) semua (eks karisidenan Pati) yang belum Kudus,” kata Taufiq.

Menurutnya, angka penyerapan beras sebesar 1.5000 ton termasuk tinggi, jika dibandingkan dengan wilayah lain di Jateng. Menurutnya, untuk penyerapan beras di Kudus bergantung pada mitra.

“Kalau untuk itu (kontrak) yang mengadakan itu mitra tidak ada besarannya, nanti terserah mereka,” tambahnya.

Yudho Prasetyo pemilik gudang beras menuturkan, stok gabah di Kabupaten Kudus telah habis. Selain karena diserbu pedagang-pedagang asal Jawa Barat, harga jual gabah juga meningkat dari semula Rp 5.000 per kilogram menjadi Rp 5.500 per kilogram.

Sementara itu, Dandim 0722 Kudus Letkol Inf. Sentot Dwi Purnomo menyebut akan meningkatkan sinergitas antar lembaga untuk meningkatkan serapan gabah petani.

“Pertama harus ada sinergitas. Kalau tidak maka panen itu akan surplus tapi serapan kurang. Maka dari itu harapannya, agar pada MT (Musim Tanam) II hasilnya lebih berlipat-lipat dari yang ada sekarang,” tegasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.