Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pria Pembakar Istri di Jepara Divonis 12 Tahun Penjara

MuriaNewsCom, Jepara – Ahmad Zainal Arifin (27) pria yang tega membakar istrinya sendiri, divonis 12 tahun penjara. Vonis tersebut, dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jepara yang diketuai Johanis Hemamony, dan dua anggota Vemi Mustika serta Demi Hadiantoro, Rabu (28/2/2018).

“Dengan ini menjatuhkan pidana penjara selama 12 tahun. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan dikurangi seluruhnya dari pidana,” ujar Johanis, saat membacakan putusan di Ruang Sidang Cakra.

Dirinya mengatakan, salah satu hal yang memberatkan terdakwa adalah tak mengakui perbuatannya dan tak merasa bersalah serta berbelit-belit dalam memberikan keterangan.

Sedangkan hal yang meringankannya seperti, tak pernah dihukum, berperilaku sopan dan kematian dari istrinya tak sepenuhnya diakibatkan oleh terdakwa akan tetapi perawatan rumah sakit yang tak maksimal.

Setelah menjatuhkan vonis, terdakwa bersama penasihat hukumnya menyatakan pikir-pikir menyikapi putusan hakim.

Jaksa persidangan tersebut Yosef  juga mengambil langkah pikir-pikir. Namun demikian dirinya tak mempermasalahkan vonis yang diberikan hakim lebih rendah dari tuntutannya.

“Tuntutan kami 13 tahun penjara dari maksimal 15 tahun. Namun dengan putusan ini kami tak mempermasalahkannya. Kami mengambil sikap pikir-pikir, mereka juga (pikir-pikir). Setelah tempo tujuh hari, bila mereka mengajukan banding, kita juga akan banding,” ungkapnya setelah persidangan.

Peristiwa yang menjebloskan warga Desa Sowan Kidul RT 2 RW 3, Kecamatan Kedung itu terjadi pada Sabtu (16/9/2017) malam. Waktu itu Ahmad Zainal Arifin bertengkar dengan istrinya Mutmainah.

Diduga, pemicu pertengkaran tersebut diduga karena Mutmainah tak meloloskan permintaan Zainal yang meminta sejumlah uang. Karena kesal, Zainal lantas menyiramkan bahan bakar jenis pertalite ke tubuh istrinya dan membakarnya.

Akibat kejadian itu, Mutmainah pun harus mendapatkan perawatan di RSUD Kartini karena mengalami luka bakar. Setelah sempat pulang, keadaannya memburuk dan meninggal dunia pada 6 Oktober 2017.

Terdakwa sendiri mengelak telah membakar istrinya. Dalam pernyataannya di media beberapa saat lalu, ia mengaku ingin menyelamatkan istrinya yang mencoba bunuh diri.‎ Akan tetapi, ia juga sempat berkata, istrinya terbakar karena saat kejadian mati lampu, dan tersandung dan terkena cairan pertalite dan terbakar.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...