Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pencarian Korban Longsor Salem Hari Ini Ditutup, Masih Ada yang Belum Ketemu

MuriaNewsCom, Brebes – Proses pencarian korban longsor di Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Brebes, Rabu (28/2/2018) hari ini menjadi hari terakhir. Hingga saat ini masih ada tujuh orang yang dilaporkan hilang belum ketemu.

Proses pencarian di hari terakhir dipusatkan di sektor 1 yang agak jauh dari pusat longsor, dengan jumlah personel sekitar 150 orang. Tujuh orang yang belum ditemukan yakni Marsui, Suwirso, Haryanto, Wastim Wahyu, Rustam Rusyadi, Sujono, dan Darsip.

Kepala Basarnas Jawa Tengah, Noer Isrodin menyebut dalam proses pencarian di hari terakhir ini terhambat oleh kontur tanah yang lembek serta jumlah personel yang semakin berkurang.

Saat ini menurut dia, tim evakuasi hanya tersisa 150 orang. Sementara personel dari TNI dan Polri dikerahkan untuk melakukan pembersihan wilayah terdampak longsor. Sehingga proses pencarian difokuskan di sektor 1.

“Untuk sektor 2,3 dan 4 sudah ditutup, bahkan sejak beberapa hari lalu. Karena kemungkinan korban sudah terbawa aliran sungai atau lumpur ke sektor 1 (bawah),” katanya pada wartawan, Rabu (28/2/2018).

Ia juga mengakui pencarian di hari terakhir ini sudah tidak evektif. Terlebih dengan minimnya jumlah personel tim evakuasi.

Selain jumlah personel yang sedikit, kondisi medan juga menyulitkan petugas pencarian yang terjun ke lokasi longsor. Berbeda dengan longsor Banjarnegara, kondisi tanah di Salem termasuk lembek dan berlumpur.

“Kalau di Salem ini lembek dan lumpur. Di sektor 1 saja, areal sawah berupa lumpur bisa setinggi paha. Itu kan susah untuk bergerak. Beda dengan kontur tanah di Banjarnegara yang keras dan mudah untuk pencarian,” ungkap Noer Isrodin.

Selain tujuh korban yang belum ditemukan, longsor di daerah Salem ini juga menyebabkan 11 orang meninggal dunia (sudah dievakuasi) dan 18 orang mengalami luka-luka.

Menteri Sosial, Idrus Marham, Selasa (27/2/2018) kemarin juga mendatangi lokasi longsor. Ia menyatakan diperintah Presiden untuk memastikan korban longsor terurus dengan baik.

“Saya kesini memastikan anak bangsa korban longsor terurus. Harus diurusi makannya, tempat tinggalnya, yang luka-luka harus diurusi,” terangnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...