Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hingga Hari Keenam, 7 Korban Masih Terpendam Longsor Salem Brebes

MuriaNewsCom, Brebes – Hingga hari keenam, Selasa (27/2/2018), jumlah korban longsor di Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes yang belum ditemukan masih tujuh orang. Sejak pagi hari, tim Satgas Tanggap Bencana kembali melakukan pencarian di berbagai titik longsor.

Lamanya proses evakuasi korban karena terkendala hujan dan terbatasnya alat berat. Selain itu, di lokasi tersebut juga potensi longsor susulan masih sangat tinggi.

Bersadarkan rilis BNPB, lebar mahkota longsor sekitar 120 meter. Panjang landaan longsor sekitar 1 km. Tebal longsor antara 5-20 meter. Volume tanah longsor sekitar 1,5 juta meter kubik.

Mahkota longsor berasal dari Perbukitan Gunung lio yang berpenutupan lahan sangat baik. Hutan dengan kerapatan tinggi. Sesuai peruntukan hutan. Tidak ada permukiman di bagian hulu. Lahan sawah ada di bagian bawah.

“Penyebab longsor adalah kemiringan lereng curam, struktur tanah sarang yang gembur dan remah, batuan napal di bagian bawah sebagai bidang peluncur, dan hujan sebagai pemicu longsor. Jadi ini murni bencana alam,”kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Selasa pagi, sebanyak 750 personel tim gabungan Tanggap Bencana masih mencari korban. Hingga saat ini, Posko Tanggap bencana 7 orang yang dilaporkan hilang belum ditemukan.Sebanyak 751 orang mengungsi dibeberapa titik tempat yang aman.

Sebanyak tujuh korban itu, adalah Marsui (64), Suwirso (55), Wastim Wahyu (48), Darsip (55), Sujono (57), Rustam Rusyadi, dan Haryanto.

Selama proses penanganan bencana alam tersebut, tim gabungan juga menemukan sejumlah benda milik para korban, antara lain tiga sepeda motor, serta sejumlah bagian dari tubuh para korban.

Kapolres Brebes AKBP Sugiarto mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Lokasi longsor agar mengungsi di tempat aman, mengingat potensi terjadinya longsor susulan karena curah hujan yang masih cukup tinggi.

”Kami kerahkan semua kemampuan Polri untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban. Lebih dari 500 anggota kita belum termasuk BKO dari jajaran polres sekitar dan Polda Jateng terjun ke lapangan,” katanya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...