Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Persijap Kartini Runner Up Paradise Cup di Bali

MuriaNewsCom, Jepara – Persijap Kartini menempati posisi runner up pada ajang Paradise Cup, di Bali. Titel itu diperoleh mereguk tiga kali kemenangan dan satu kali kekalahan, pada turnamen yang diselenggarakan di Lapangan Trisakti, Legian-Bali, 23-25 Februari 2018.

Perjalanan tim putri Persijap, dimulai kurang mengenakan. Pada pertandingan pertama melawan Jakarta 69, anak asuh Agus Himawan itu harus kalah 0-1. Namun pada tiga pertandingan sisa, Sheva Imut dan kawan-kawan berhasil mengemas kemenangan telak.

Saat melawan tim tuan rumah PFA Bali, Persijap Kartini menang 2-0. Melawan Pro Direct Jakarta 4-0 dan menang 3-1 saat melawan Evolution FC Gresik.

Dua pemain Persijap Kartini, Sheva Imut dan Hanipa Halimatusadiyah pun mengantongi masing-masing empat gol. Keduanya diketahui pernah membela timnas wanita Indonesia U-15.

Pemain Persijap Kartini berebut bola dengan lawannya di ajang Paradise Cup di Bali. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

Dalam turnamen berformat setengah kompetisi tersebut, Sheva pun terpilih sebagai striker terbaik.

Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari mengaku‎ bangga akan capaian timnya. Meskipun targetnya meleset dari yang seharusnya peringkat satu.

“Dengan hasil ini ada peningkatan dari turnamen sebelumnya yakni Bengawan Cup yang hanya menjadi juara tiga (Bengawan Cup), kini juara dua. Saya bangga dan senang dengan performa Persijap Kartini yang meningkat‎,” tuturnya, dalam rilis pers yang diterima MuriaNewsCom.

‎Dirinya juga berharap, agar PSSI dan pemerintah lebih memperhatikan sepakbola wanita. Hal itu selaras dengan gairah persepakbolaan wanita yang terus bergairah.

Sementara itu pelatih Persijap Kartini Agus Hi‎mawan mengaku cukup puas dengan hasil yang diperoleh. “Saya akui terbang ke Bali dengan membawa pemain yang minim dan persiapan singkat. Pertandingan pertama saat kalah, golnya dihasilkan oleh tendangan spekulasi yang sulit dispekulasi oleh kiper kami. Selain itu, pemain lawan saat itu sulit menembus garis pertahanan kami,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...