Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Begini Asyiknya Komunitas Blazer Semarang saat Berkunjung ke Banjarejo Grobogan

MuriaNewsCom, GroboganRombongan tamu istimewa sempat berkunjung ke Rumah Fosil Purbakala di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Minggu (25/2/2018). Yakni, anggota komunitas otomotif Blazer Indonesia Club (BIC) Rayon Semarang Toegoe Moeda. Rombongan dari Semarang ini datang ke Banjarejo menggunakan 23 mobil.

Kedatangan tamu sebanyak 70 orang itu langsung disambut meriah oleh warga setempat. Begitu masuk ke halaman rumah Kades Banjarejo Ahmad Taufik, rombongan tamu langsung disambut ibu-ibu yang menyuguhkan petunjukkan kotekan lesung.

Para tamu terlihat merasa terhibur dengan pertunjukkan langka yang sudah jarang ditemui tersebut. Beberapa orang diantaranya bahkan sempat ikut mencoba menabuh lesung menggunakan alu (alat penumbuk).

Setelah itu, rombongan sempat masuk ke dalam rumah untuk melihat aneka koleksi benda purbakala dan cagar budaya yang untuk sementara ditempatkan di rumah Ahmad Taufik.

Tamu dari Semarang sempat dibikin kaget saat melihat koleksi benda bersejarah yang tersimpan ditempat itu. Jumlah koleksi yang ada didalamnya ternyata cukup banyak dan jenisnya cukup beragam.

komunitas otomotif Blazer Indonesia Club (BIC) Rayon Semarang Toegoe Moeda saat berkunjung ke museum banjarejo. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Kades Ahmad Taufik langsung bertindak jadi pemandu. Kepada tamunya, Taufik menerangkan secara rinci tentang koleksi yang ada dirumahnya.

”Koleksi disini berupa benda purbakala dan cagar budaya yang semuanya ditemukan di wilayah Desa Banjarejo. Saat ini, koleksi benda peninggalan masa lalu itu lebih dari 500 unit,” kata Taufik.

Rombongan tamu sempat dibikin terpana dengan  beberapa koleksi benda purbakala yang ada disitu. Yakni, dua gading gajah purba yang panjangnya hampir mencapai 3 meter.

Satu benda purbakala lagi yang bikin takjub adalah fosil kepala kerbau raksasa yang dipajang pada dinding ruang tamu. Fosil langka ini usianya sekitar 1 juta tahun dan ukurannya memang sangat besar.

Panjang antar ujung tanduk fosil kepala kerbau ini mencapai 170 cm. Kemudian tinggi tulang bagian kepala mencapai 60 cm dengan lebar 25 cm. Sedangkan panjang tiap tanduk sekitar 115 cm.

”Wow, fosil kepala kerbau ini besar sekali. Barangkali semasa hidupnya dulu, kerbau ini posturnya lebih besar dari mobil Blazer,” kata beberapa tamu dari Semarang yang disambut tawa banyak orang.

Tamu dari Semarang mengapresiasi upaya pelestarian benda bersejarah di Desa Banjarejo tersebut. Adanya peninggalan bendamasa lalu itu selain bisa jadi bahan pembelajaran juga bisa mendatangkan wisatawan untuk berkunjung ke Desa Banjarejo.

”Setelah berkunjung kesini, kami jadi makin banyak pengetahun tentang sejarah masa lalu. Kami doakan semoga dalam waktu dekat sudah berdiri sebuah museum purbakala di Banjarejo,” kata Dan Yon BIC Rayon Semarang Toegoe Moeda Ja’far van DePul.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...