Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Februari Puncak Bencana di Jateng, Masyarakat Diimbau Semakin Waspada

0 618

MuriaNewsCom, Semarang – Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Hadi Santoso berharap masyarakat di Jateng senantiasa waspada terhadap kemungkinan bencana alam yang terjadi. Hal ini terkait adanya bencana longsor di Kecamatan Salem, Brebes, dan Purbalingga yang memakan korban jiwa.

“Saya turut berduka cita atas peristiwa longsor di Desa Pasir Panjang, Salem Brebes, dan kami imbau masyarakat Jateng diharapkan selalu waspada dan bekerja sama. Sebab Februari ini adalah puncak bencana dan Jateng adalah daerah rawan bencana, utamanya banjir dan tanah longsor,”katanya dalam keterangannya, Jumat (23/2/2018) di Kota Semarang.

Hadi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi bencana, utamanya longsor, karenanya adanya kemungkinan longsor susulan. ”Apalagi jika terjadi hujan, material longsor yang labil akan mudah terjadi longsor susulan,”ujar legislator Partai Keadilan Sejahtera ini.

Lebih lanjut, Hadi menyebut setidaknya ada 19 kejadian bencana alam yang terjadi di Jateng hingga Kamis (22/2/2018). Dengan rincian 9 peristiwa tanah longsor, enam kejadian puting beliung dan empat kejadian banjir.

“Bencana tersebut menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Setidaknya ada 44 rumah dan satu sekolah rusak, dua tanggul jebol dan ratusan hektar lahan terendam,”kata Hadi.

Sebagai informasi, bencana alam tanah longsor yang terjadi pada Kamis (22/2/2018) di Kecamatan Salem, Brebes menyebabkan lima orang meninggal dalam bencana longsor yang terjadi di kawasan tersebut.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebut korban lima meninggal adalah Karsini, Sapto, Wati, Radam, dan Kiswan.

Selain korban meninggal, bencana alam ini juga mengakibatkan 15 orang hilang dan 14 orang terluka. Hingga kini, tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi korban longsor.

Saat ini, pencarian korban longsor dilakukan oleh Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, relawan, dan masyarakat.

Baca juga : 

BPBD Kabupaten Brebes sedang mengajukan penetapan status tanggap darurat bencana longsor kepada bupati Brebes. Rencana masa tanggap darurat selama 14 hari mulai diberlakukan dari 22 Februari 2018 hingga 7 Maret 2018. Status tanggap darurat diperlukan untuk kemudahan akses penanganan darurat longsor.

Dijelaskan, lokasi longsor di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, termasuk kategori zona rawan sedang hingga tinggi longsor. Mahkota longsor dari perbukitan di hutan produksi Perhutani BKPB Salem Petak 26 PlRPH Babakan longsor kemudian menimbun sawah di bagian bawah.

Sebelumnya, peristiwa bencana alam banjir dan tanah longsor juga terjadi di sejumlah titik, seperti di Brebes dan Kota Tegal.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.