Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

4 Anak di Purbalingga Tewas Tertimbun Longsor Saat Pesta Sunatan

0 548

MuriaNewsCom, Purbalingga – Pesta sunatan yang digelar Solihin, warga Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Kamis (23/2/2018) berakhir duka. Empat orang bocah tewas saat rumah yang digunakan untuk kenduri sunatan itu tertimpa longsor dari bukit.

Orang-orang yang tengah mengikuti tahlilan di dalam rumah sempat tertimbun longsor. Namun sebagian besar selamat, dan hanya empat orang bocah yang tak bisa diselamatkan nyawanya. Selain itu, terdapat sejumlah warga yang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Empat anak ditemukan meninggal dunia, yakni Muhammad Sifaul Umam (6) bin Solihin, Abdul Rouf (10) bin Sukimin, Al Karomi (7) bin Nur Rofiq, dan Safangatun Isnain (4) bin Suyatno.

Selain korban meninggal dunia, sebanyak enam orang ditemukan dalam kondisi terluka, yakni Sahrudin (67), Sokhimin (38), Ruslan (25), Ojan (16), Sarif (35), dan Karsun (16).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, di desa tersebut tengah hujan deras, dan desa tersebut tengah mati listrik.

Salah satu korban meninggal dalam longsor di Purbalingga. (BPBD Purbalingga)

Kades Jingkang, Bambang Hermanto, menyatakan, saat itu keluarga Solikhinsedang mengadakan pengajian untuk acara selamatan sunatan sang anak.

“Sebelum kejadian, rumah Pak Solokhin sedang mengadakan tahlilan sunatan anaknya, Saiful Umam. Sekitar pukul 21.00 WIB, tiba-tiba tebing di belakang rumahnya longsor dan menimpa rumah

itu,” kata Bambang kepada wartawan, Jumat (23/2/2018).

Dia menjelaskan, saat longsor terjadi kondisi rumah gelap. Namun saat itu ada kilatan petir sehingga pintu keluar terlihat. Warga yang sedang berada di dalam kemudian berusaha keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

“Tapi tidak semua bisa keluar termasuk anak yang disunat dan teman-teman yang saat itu berada di kamar. Mereka tertimbun dan tertimpa material longsor dan kayu,” ujarnya.

Dia mengatakan setelah longsor reda, warga kemudian melakukan evakuasi mencari korban di dalam rumah itu. Tim SAR gabungan serta TNI Polri datang tak lama kemudian setelah mendapat laporan kejadian tersebut membantu proses evakuasi.

Baca : 18 Korban Longsor Salem Brebes Masih Tertimbun, Polda Kirim Brimob dan Anjing K9

Kepala Pelaksana Harian BPBD Purbalingga Satya Giri Podo mengatakan, tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan evakuasi. Bahkan Bupati Purbalingga, Tasdi juga ikut turun ke lokasi untuk membantu.

Menurutnya, korban luka berat harus dilarikan ke RSUD dr R Goeteng Taroenadibrata, Purbalingga. Sementara korban luka ringan dirawat di Puskesmas Karangjambu.

“Upaya pencarian dan evakuasi terhadap korban berakhir pada pukul 23.15 WIB serta dipimpin langsung oleh Pak Bupati,” kata Giri.

Ia memastikan, pemkab akan menanggung seluruh biaya perawata dan pengobatan terhadap korban luka. Sementara keluarga korban meninggal dunia juga akan mendapat santunan.

Editor : Ali Muntoha

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.