Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

18 Korban Longsor Salem Brebes Masih Tertimbun, Polda Kirim Brimob dan Anjing K9

0 445

MuriaNewsCom, Brebes – Proses pencarian korban tertimbun longsor yang terjadi di Pegunungan Lio, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Brebes, hingga Jumat (23/2/2018) terus dilakukan tim gabungan. Sejak peristiwa longsor itu terjadi Kamis (22/2/2018) kemarin, baru enam jenazah korban yang ditemukan.

Sementara dari pendataan, diperkirakan masih ada belasan korban yang masih tertimbun. Untuk melakukan pencarian ini, tim SAR gabungan dari berbagai instansi dikerahkan. Bahkan Polda Jateng juga mengirimkan pasukan Brimob dan anjing pelacak K9.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, pasukan Brimob yang diterjunkan mempunyai kualifikasi SAR. Selain itu juga menurunkan pasukan K9 dan anjing pelacak untuk mendeteksi mayat.

“Kami terjunkan pasukan Brimob untuk membantu proses evakuasi para korban dan pasukan K9 Ditsabhara dengan anjing pelacak mayat, untuk melacak para Korban yang diduga masih tertimbun material longsoran,” katanya.

Selain perkuatan dari Pasukan Brimob dan K9 Sabhara Polda Jawa Tengah, pihaknya juga menerjunkan Tim DVI dari Biddokkes Polda Jateng. Tim DVI ini nantinya akan melakukan identifikasi para korban longsor.

“Selain perkuatan dari Polda Jateng, proses evakuasi ini juga akan melibatkan perkuatan dari Polres Pemalang, Polres Pekalongan dan Polres Pokalongan Kota. Pasukan perkuatan ini akan dibekali dengan peralatan dan perlengkapan SAR,” ujarnya.

Seluruh pasukan perbantuan sudah diberangkatkan menuju Polres Brebes dan akan segera melaksanakan evakuasi.

”Evakuasi longsor ini rencana akan dilaksanakan selama 6 hari mulai tanggal 22 Februari sampai dengan tanggal 27 Februari 2018. Ini merupakan keprihatinan bagi kita semua, mohon doanya semoga proses evakuasi ini berjalan lancar,” pungkas Kapolda Jateng.

Sementara itu, dari proses pencarian yang dimulai pagi tadi ditemukan potongan dua kaki korban. Namun diketahui potongan kaki ini merupakan milik korban bernama Casto yang jenazahnya ditemukan, Kamis kemarin.

Baca : Puluhan Petani di Salem Brebes Tertimbun Longsor, Masih Ada yang Hilang

Kedua kaki ini ditemukan warga dalam kondisi terbenam dalam lumpur yang berjarak 2 km dari lokasi bencana. Sepasang kaki ini juga ditemukan di tempat terpisah. Yakni di daerah aliran sungai Cipangurudan Pasirpanjang.

“Kemungkinan besar milik Casto, karena pada saat dievakuasi, jenazah Casto tidak lengkap, hanya badan dan kepala. Jadi baru 5 jenazah yang sudah dievakuasi. Ini masih terus melakukan pencarian,” ujar dr Nani Yulia, Kepala Urusan Kesehatan Polres Brebes.

Dengan begitu sebanyak 18 orang masih dilaporkan hilang. Sedangkan 6 orang sudah ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (22/2). Sebanyak 14 korban lainnya mengalami luka.

Camat Salem, Apriyanto Sudarmoko nengatakan, korban yang ditemukan meninggal dan telah teridentfikasi masing masing Hj Karsini (56) alamat Desa Pasirpanjang, Wati (65) Pasirpanjang, Karto Pasirpanjang, Radam (50) Pasirpanjang dan Siswan (40) warga Pasirpanjang.

Satu orang yang sebelumnya ditemukan masih bernyawa, atas nama Caski (50) juga akhirnya meninggal setelah dirawat di RSUD Majenang. Sehingga total korban meninggal dunia sebanyak enam orang

“Yang selamat dan luka luka ada 14 dan hilang ada 18 orang. Kami masih terus melakukan pencarian,” kata Apriyanto.

Editor : Ali Muntoha

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.