Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Harga Tinggi saat Panen, Petani Cabai di Blora Tersenyum Lebar

MuriaNewsCom, Blora – Petani cabai di Desa Purworejo, Kecamatan Blora kini bisa tersenyum lega. Ini lantaran, hasil jerih payahnya menanam cabai sejak beberapa bulan lalu sudah mulai dipanen dan dirasakan hasilnya.

Penanaman cabai di desa tersebut merupakan binaan dari program Coorporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI). Total lahan penanaman cabai luasnya mencapai 4 hektare.

Kepala BI Jateng Hamid Ponco Wibowo menerangkan, program CSR pengembangan pertanian cabai merah terintegrasi ternak sapi di Desa Purworejo ini merupakan salah satu upaya untuk membantu peningkatan perekonomian petani di daerah.

”Pertumbuhan ekonomi nasional sangat dipengaruhi sektor pertanian. Seperti di Kabupaten Blora ini yang didominasi pertanian menjadikan kami tertarik untuk ikut mengembangkan,” katanya saat menghadiri panen cabai dengan Bupati Blora Djoko Nugroho, Rabu (21/2/2018).

Model pengembangan dilakukan secara alami dengan mengintegrasikan antara peternakan sapi potong yang ada di desa dengan pertanian cabai merah keriting.

Dengan model terintegrasi, kotoran dari hasil peternakan sapi diolah menjadi pupuk organik guna kebutuhan pemupukan dan pestisida cabai. Dengan demikian, biaya produksi pertanian cabai bisa lebih hemat namun harga jualnya tinggi karena ditanam secara organik.

”Komoditas yang ditanam disini adalah cabai merah keriting jenis lado. Pendampingan di sini dilakukan mulai menanam, merawat, pemupukannya hingga panen. Harga cabainya masih bagus, per kilogramnya laku Rp 24-27 ribu,” jelasnya.

Bupati Djoko Nugroho mengucapkan terimakasih kepada BI yang telah bersedia mengucurkan program sosial berupa pendampingan pertanian cabai merah terintegrasi peternakan sapi di Desa Purworejo. Ia meminta agar kelompok tani bisa memanfaatkan program sosial dari BI ini secara serius.

”Alhamdulillah panen cabai binaan BI ini hasilnya bagus dan harganya masih bagus. Semoga berkah untuk para petani. Saya minta petani di Desa Purworejo untuk tenanan (serius-jawa) dalam mengikuti program dari BI ini. Karena dengan program seperti ini bisa meningkatkan pendapatan petani,” terangnya usai memetik cabai dilahan milik petani.

Usai panen perdana, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sarana dan prasarana pendukung pertanian cabai dari BI Perwakilan Jateng. Bantuan diberikan pada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Tani Desa Purworejo Kecamatan Blora dan Kelompok Tani Taruna Muda Serut Desa Dringo, Kecamatan Todanan.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...