Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Panwas Kabupaten/Kota Akan Berubah Jadi Bawaslu

MuriaNewsCom, Semarang – Nama institusi pengawas (panwas) tingkat kabupaten/kota akan berubah nama menjadi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Sebelumnya nama Bawaslu ini hanya digunakan untuk institusi pengawas pemilu di tingkat nasional dan provinsi.

Ketua Bawaslu Jawa Tengah, M Fajar Saka mengatakan, perubahan ini akan segera berlaku dan selambat-lambatnya pada Agustus 2018. Menurut dia, perubahan ini berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Dilansir Antarajateng.com, Fajar juga menyebut perubahan nama tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten/kota, tapi juga di tingkat kecamatan dan tingkat kelurahan/desa.

”Tingkat kecamatan yang semula panitia pengawas pemilihan kecamatan (panwascam) berubah nama menjadi pengawas pemilu kecamatan (panwaslu kecamatan),” katanya, Rabu (21/2/2019).

Sementara di tingkat kelurahan dan desa, yang sebelumnya menggunakan nama pengawas pemilihan lapangan (PPL), berubah menjadi panitia pengawas pemilu kelurahan/desa (panwaslu kelurahan/desa).

Fajar menyebut, perubahan nama itu akan berimbas pada pergantian personel penyelenggara pemilu tersebut. Ia menyebut, personel lama nanti akan kembali mengikuti seleksi, berupa psikotes serta uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).

“Selain mereka, ditambah dengan enam besar panwas kabupaten/kota plus pendaftar baru. Jadi, bisa saja nanti panwaslih yang tiga orang itu tetap atau berubah,” ujarnya.

Koordinator Divisi Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Bawaslu Provinsi Jateng Sri Sumanta menambahkan bahwa bawaslu kabupaten/kota yang pembentukannya paling lambat pada bulan Agustus mendatang jumlah anggotanya sebanyak tiga sampai lima orang.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...