Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Jepara Pengoplos Elpiji Dibekuk Polda, Ternyata Keuntungannya Sebesar Ini

MuriaNewsCom, Semarang – Seorang warga Jepara, berinisial EH( 45) diamankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah karena kedapatan melakukan pengoplosan elpiji bersubsisi ukuran 3 kg.

Dari aksi kecurangan ini, EH berhasil mengantongi keuntungan mencapai Rp 60 juta. Keuntungan sebesar ini didapatkan pelaku hanya selama empat bulan.

Modus yang dilakukan yakni mengoplos elpiji ukuran 3 kg, ke dalam tabung ukuran 12 kg. Pemili gudang di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara ini dibekuk dalam sebuah penggerebekan.

Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan ratusan tabung elpiji ukuran 3 kg dan 12 kg. Wadireskrimsus Polda Jateng, AKBP Haryo Sugiarto, Senin (19/2/2018) mengatakan, gas elpiji bersubsidi didapatkan pelaku dari wilayah Lamongan, Jawa Timur.

Elpiji bersubsidi itu diperoleh pelaku dari sejumlah pengepul dengan harga sedikit lebih tinggi dari harga pasaran. “Pelaku ini bersedia membeli hingga Rp 20 ribu per tabung,” katanya.

Elpiji-elpiji itu kemudian diangkut ke Jepara dan disuntik kemudian isinya dipindah ke tabung ukuran 12 kg. Elpiji 3 kg kemudian dipindahkan dengan cara memanasinya di atas kompor dan menghubungkannya dengan selang. Pelaku membuat sendiri alat-alat yang digunakan untuk mengoplos gas ini.

Dalam satu hari, pelaku bisa memroduksi 35 tabung elpiji 12 kg. Pelaku mengambil keuntungan sekitar Rp 50 ribu dari tiap tabung elpiji 12 Kg yang dijual di wilayah Jepara itu.

“Pengakuannya baru sekitar empat bulan beroperasi, keuntungan yang didapat selama itu mencapai Rp60 juta,” katanya.

Hingga saat ini ditreskrimsus Polda Jawa Tengah masih mengembangkan kasus ini. Termasuk bekerja sama dengan Polda Jawa Timur, untuk memburu pengepul tabung elpiji 3 Kg yang memasok kepada pelaku.

EH sendiri kini dijerat dengan Undang-undang Nomor 22/2001 tentang Migas, Undang-Undang Nomor 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 2/1981 tentang Metrologi, serta Undang-Undang Nomor 7/2014 tentang Perdagangan.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...