Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Picu Kecelakaan, Petani di Grobogan Diminta Tidak Bakar Jerami Sembarangan

MuriaNewsCom, Grobogan – Musim panen padi yang terjadi sejak beberapa pekan lalu ternyata sempat membuat repot polisi. Hal ini terjadi akibat adanya aksi pembakaran jerami seenaknya sendiri tanpa mempedulikan keselamatan orang lain.

Akibat aksi pembakaran itu, asap dari jerami yang dibakar sempat menutupi jalan raya sehingga mengganggu pandangan pengendara. Adanya pembakaran jerami menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat. Soalnya, jalan raya tertutup asap tebal sehingga mengganggu pandangan pengendara motor maupun mobil.

“Sudah beberapa kali kita dapat laporan warga terkait pembakaran jerami di pinggir sawah. Ketika kena angin, asap pembakaran jerami bisa menutup jalan dan ini sangat membahayakan,” kata Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa, Rabu (14/2/2018).

Terkait kejadian itu, Panji menghimbau kepada petani untuk bersikap hati-hati saat melangsungkan panen. Yakni, tidak menaruh hasil panen di bahu jalan karena mengganggu arus kendaraan.

Selain itu, petani juga diminta tidak membakar tumpukan jerami dekat dengan jalan raya. Sebab, jika ada angin berhembus, asap pembakaran bisa menutup jalan dan membahayakan pengendara yang melintas.

Polisi sedang mengecek lokasi pembakaran jerami di jalan raya Purwodadi-Semarang. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

“Saya minta petani jangan bakar-bakar jerami di pinggir jalan. Sebaiknya ditaruh di tengah sawah yang jauh dari jalan kalau mau dibakar. Sebaiknya, kalau bakar jerami jangan langsung ditinggal begitu saja. Soalnya, apinya bisa menjalar ke lokasi lain,” imbuhnya.

Informasi yang didapat menyebutkan, beberapa waktu lalu, sempat ada aksi pembakaran jerami yang sangat mengganggu pengendara. Yakni, di pinggir jalan Godong-Karangrayung dan jalan raya Purwodadi-Semarang di daerah Penawangan. Adanya pembakaran jerami tersebut bahkan sempat menyebabkan petugas damkar dan polisi turun tangan untuk memadamkan api.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...