Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Banjir Kembali Genangi Desa Sumberejo Jepara saat Warga Tengah Terlelap

MuriaNewsCom, Jepara – Dukuh Tempur, Desa Sumberejo, Kecamatan Donorojo kembali diempas banjir. Banjir setinggi 1,5 meter yang berasal dari luapan Sungai tempur itu,menggenangi rumah-rumah warga pada Minggu dinihari pukul 00.15 WIB ketika penduduk telah terlelap.

Praktis, warga tak bisa menyelamatkan barang-barang dan hanya bisa pasrah. Banjir yang melanda Sumberejo diketahui telah terjadi sebanyak tiga kali, dalam kurun waktu kurang dari seminggu.

Baca : Banjir Sedalam 2 Meter Rendam Desa Sumberejo Jepara

Peristiwa pertama terjadi pada Kamis (8/2/2018) dinihari. Kedua pada hari Jumat (9/2/2018) malam dan terakhir pada Minggu (11/2/2018) dinihari.

Deby Irawan (27) warga setempat mengatakan, banjir pada Minggu dinihari datang begitu cepat. Warga tak bisa mengantisipasi karena sepanjang hari Sabtu, matahari bersinar terik.

“Hari Sabtu kemarin matahari bersinar, cerah. Sore harinya hujan tak turun. Baru pada pukul 22.00 WIB hujan mulai turun. Dan pada tengah malam hujan sangat deras dan terjadilah luapan dari sungai kemudian banjir,” ujarnya, Minggu pagi.

Warga mengukur ketinggian banjir dengan badannya. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

Banjir yang terjadi karena luapan Sungai Gedhe dan Sungai Cilik, bertemu di Sungai Tempur. Tak kuat menahan derasnya air, kemudian melimpah ke pemukiman warga.

Banjir menggenang sekitar satu jam. Mulai dari pukul 00.15 WIB hingga pukul 01.00 WIB. “Datangnya cepat, kemudian sekitar pukul satu lebih surut,” tuturnya.

Saat ini, warga tengah membersihkan lingkungan rumah dari lumpur yang terbawa banjir. Beberapa di antaranya bahkan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

“Saya saja mengungsi ke tempat yang lebih tinggi yang tak terkena banjir. Warga ada juga yang mengungsi tapi di dekat-dekat sini belum sampai keluar desa,” ungkap Deby‎.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...