Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ini 7 Kecamatan di Kudus yang Terkena Bencana Saat Hujan Tinggi Melanda

MuriaNewsCom, Kudus – Hujan intensitas tinggi menyebabkan bencana banjir dan longsor di Kabupaten Kudus, Senin (5/2/2018). Tercatat ada tujuh kecamatan, di Kota Kretek yang terdampak. Saat ini pemerintah kabupaten tengah melakukan pembenahan dan memberikan bantuan kepada warga.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kudus Bergas C. Penanggungan mengatakan, ada tujuh kecamatan yang terdampak. Lima di antaranya mengalami banjir, yakni Kecamatan Jekulo, Mejobo, Jati, Bae dan Kaliwungu. Sementara dua sisanya yakni Dawe dan Gebog mengalami bencana tanah longsor.

“Banjir di Kecamatan Jekulo merendam Desa Plajen, Padang, Sido Mulyo, Bulung Kulon dan Bulung Cangkring. Sementara di Kecamatan Bae, genangan air terjadi di satu desa yakni Ngembal Rejo dan di Mejobo tiga desa setidaknya terendam air yakni Desa Hadiwarno, Kirik dan Temulus,” ucapnya, Selasa (6/2/2018).

Dirinya mengungkapkan, hingga Selasa pagi desa-desa di kawasan Kecamatan Jati sudah surut. Di antaranya di Desa Tanjung Karang, Gamong dan Sido Rekso. Sementara itu di wilayah selatan masih terdapat beberapa titik yang tergenang banjir.

Bergas melanjutkan, saat ini warga tengah melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan rumah. Selain itu, pihaknya juga bergotong royong dengan TNI dan Polri serta PMI Kudus untuk menambal tanggul jebol, di Sungai Piji, Desa Hadiwarno mulai pagi ini.

“Warga (Desa Hadiwarno) yang mengungsi di Puskesmas Mejobo sudah pulang dan membersihkan rumahnya,” urainya.

Sedangkan, wilayah yang terdampak longsor berada di lereng Gunung Muria. Di antaranya Desa Japan di Kecamatan Dawe dan Desa Kedungsari serta Menawan di Kecamatan Gebog.

“Pada kejadian longsor, ada 17 rumah yang terdampak. Sementara sebanyak 15 kepala keluarga di Kecamatan Dawe mengungsi ke rumah saudaranya. Material longsoran menutupi jalan desa,” pungkas Bergas.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...