Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ketemu Petugas, Sopir di Grobogan ini Langsung Kabur Tinggalkan Kendaraan Bermuatan Kayu Ilegal

MuriaNewsCom, Grobogan – Petugas dari Perhutani KPH Purwodadi berhasil mengamankan truk berisi puluhan batang kayu jati yang diindikasikan illegal. Truk warna kuning dengan nomor polisi K 1456 UF diamankan di Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan sekitar pukul 10.30 WIB.

Wakil Administratur KPH Purwodadi Teguh Waluyo menyatakan, diamankannya truk tersebut berawal saat Pabin Pehutani Aiptu Lanjarman dan beberapa anggotanya hendak melangsungkan patroli rutin di wilayah BKPH Linduk. Ketika sampai di Dusun Karangjati, Desa Putatsari, petugas berpapasan dengan truk warna kuning yang sempat terlihat sedang membawa muatan kayu.

Karena curiga, petugas kemudian putar balik untuk mengejar truk tersebut hingga sampai di Dusun Babatan, Desa Putatsari. Melihat ada petugas yang mengejar, sopir truk kemudian menghentikan kendaraannya. Selanjutnya, sopir itu langsung melarikan diri meninggalkan kendaraannya.

“Saat kita periksa di dalam truk terdapat banyak potongan kayu jati. Selanjutnya, truk dan muatannya kita amankan ke KPH Purwodadi untuk kita periksa lebih lanjut,” katanya, Senin (5/2/2018).

Dijelaskan, setelah dicek, ada 25 batang kayu jati sudah bebentuk potongan balok yang terdiri berbagai ukuran. Yakni, panjangnya berkisar 90-230 centimeter dengan ketebalan 10-19 centimeter. Kemudian, ada 4 batang kayu jati berbentuk gelondongan dengan ukuran panjang 200-310 centimeter dan diameternya 16-19 centimeter.

“Jadi total muatan kayunya ada 29 batang. Rinciannya, 25 batang bentuk balok dan 4 batang masih berupa gelondongan. Volume kayu keseluruhan sebanyak 1,15 meterkubik,” jelasnya.

Menurut Teguh, kayu jati tersebut diduga hasil pencurian pohon di wilayah BKPH Linduk. Hal ini juga diperkuat dengan adanya laporan kehilangan pohon di wilayah tersebut, beberapa hari sebelumnya.

“Kita indikasikan kayunya dari wilayah BKPH Linduk. Untuk lebih pastinya, akan kita cocokkan ke lapangan,” sambungnya.

Teguh menambahkan, untuk penanganan selanjutnya, pihaknya akan melaporkan dan menyerahkan barang bukti kendaraan beserta muatan kayu jati ke Polres Grobogan. Soalnya, pihaknya tidak punya kewenangan untuk melakukan penyidikan.

“Untuk penanganan atau proses hukum selanjutnya, akan kita kita serahkan pada Polres Grobogan,” tegasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...