Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Perintah Puan Pada Kader Agar Jateng Tetap Dikuasai ’Banteng’

0 873

MuriaNewsCom, Semarang – Beberapa waktu lalu, bakal calon gubernur Jateng, Sudirman Said, yang akan mematahkan mitos Jateng sebagai ‘kandang banteng’ benar-benar mengusik PDI Perjuangan.

Bahkan DPP memerintahkan secara khusus, untuk tetap menjaga provinsi ini tetap sebagai basis PDI Perjuangan, dengan bukti kemenangan dalam Pilgub Jateng 2018. Ketua Bidang Politik dan Keamanan (nonaktif) DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani memerintahkan seluruh kader untuk serius memenangkan Ganjar Pranowo-Taj Yasin.

”Ini tahun politik, ingat 27 Juni 2018 itu sudah Pilkada Jateng, kita harus menang,” kata Puan, dalam “Legislator Summit 2018” yang dihadiri oleh anggota DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Jateng, legislator dari PDIP tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Jumat (2/2/2018).

Putri Megawati yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu menyatakan, mekanisne pemenangan Pilgub Jateng juga untuk jangka panjang, bukan hanya pemenangan pilkada provinsi maupun kabupaten/kota.

“Saya minta pasangan calon kepala daerah bersinergi dengan partai dan legislatif. Manfaatkan legislatif yang ada dan legislatifpun harus juga memanfaatkan calon yang ada,” ujarnya.

Sementara Ganjar Pranowo, mengaku cukup terusik dengan pernyataan Sudirman Said, yang mengatakan akan mematahkan mitos Jateng sebagai kandang banteng.

“Khusus Jateng sudah ngeri, terasa suasana Pilkada seperti Pilpres. Sudah ada pengelompokan kekuatan partai di sana (Sudirman Said). Sudah ada statemen ketidaknyamanan Jateng sebagai kandang banteng,” kata Ganjar.

Ganjar pun berpesan kepada kader bahwa sudah saatnya para banteng menunjukan kekuatannya. “Para banteng sungune kudu tangi (para kader banteng tanduknya harus bangun),” tandasnya.

Dia juga tidak khawatir akan kekuatan Sudirman Said yang disokong koalisi Partai Gerindra, PAN, PKS, PKB, dan PBB. Keberadaan pasangannya yakni Taj Yasin Maemon (Gus Yasin) sebagai calon wakil gubernur akan mampu mengimbanginya.

“Kita merumuskan strategi bersama. Kita tak sendiri karena kita ada kawan parpol, Gus Yasin sebagai representasinya,” paparnya.

Koalisi PDIP, PPP, Nasdem, Demokrat, dan Golkar yang merekomendasikan Gus Yasin digadang mampu mengimbangi perolehan suara kaum Nahdliyin, lantaran Ida Fauziyah sebagai pasangan Sudirman Said dari kader PKB juga akan menyasak suara Nahdliyin dan santri.

“Ini bukan pragmatisnya mencari suara, tapi kita akan merawat Indonesia lewat Jateng. Maka ketika fundamental kuat dengan tokoh, ditambah coach (pelatihan dan sekolah partai) akan mampu membangun Jateng yang berdikari,” paparnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu Sudirman Said menyatakan ketidaknyamanan atas sebutan Jateng sebagai kandang banteng. Dia ingin mengembalikan harkat dan martabat Jateng. Bahwa Jateng belum berubah dari kemiskinan.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.