Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Di Depan Mentan Bupati Kudus Tolak Impor Beras, Begini Reaksi Sang Menteri

MuriaNewsCom, Kudus – Kedatangan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ke Kudus untuk melakukan panen raya di Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan menjadi kesempatan Bupati Musthofa menyerukan penolakan terhadap rencana impor beras.

Orang nomor satu di Kota Kretek itu bahkan terang-terangan menyampaikan keberataannya terhadap rencana yang disinyalir akan merugikan petani tersebut.

“Kami minta tolong (titip pesan kepada Presiden) agar menyetop dan tolak impor beras. Saya sayang kepada petani,” serunya.

Baca: Menteri Pertanian Panen Raya di Berugenjang Kudus

Ia menjelaskan, Kudus merupakan kabupaten terkecil di Jawa Tengah, namun dapat menyumbang 1,62 persen luasan sawah (padi) di Jawa Tengah. Hal itu karena pemkab konsisten agar luasan lahan tidak berkurang di tengah sektor industri.

Luasan padi di Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan, Kudus sendiri mencapai 205 hektare. Di mana 50 hektare telah dipanen dan sisanya 155 hektare belum memasuki penenan. Sedangkan produktifitasnya adalah 7,42 ton per hektare.

Baca: Safari Panen Raya Padi di Kudus, Mentan Amran Temukan Calon Menteri Pertanian Baru

”Kecamatan Undaan saja, memiliki luas lahan sebesar 6.015 hektare. Itu terdiri dari areal sawah seluas 5.742 hektare dan tegalan 273 hektare. Sementara untuk harga Gabah Kering Panen (GKP) saat ini sebesar Rp 5.700. Kalau jadi impor tentu harga akan turun,” ujarnya.

Mendengar permintaan itu, Amran tidak secara langsung mengiyakan pesan Bupati Kudus. Namun demikian, ia meminta para petani untuk meningkatkan produksi. Untuk itu, ia menjanjikan bantuan alat mesin pertanian guna menggenjot panen petani‎.

”Yang pasti kita tingkatkan dulu produktivitas padi. Kami akan membantunya dengan mesin pertanian untuk menggenjot panen petani,” katanya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...