Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Wow! Di Bawah Lapangan Simpang Lima Semarang Bakal Dibangun Gedung 5 Lantai

MuriaNewsCom, Semarang – Kawasan Simpang Lima Semarang sebagai ikon Kota Semarang dan ibu kota Jawa Tengah akan dirombak dan dibangun dengan fantastis. Di bawah Lapangan Pancasila, nantinya akan dibangun gedung lima lantai superblock.

Di dalam bangunan yang dibangun di bawah lapangan ini nantinya akan disiapkan mall bawah tanah, pusat kuliner, kawasan bisnis, dan area parkir. Tak hanya itu saja, nantinya juga dibangun jalan bawah tanah (underpass) dengan empat pintu masuk.

Underpass itu nantinya akan menghungkan Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, Jalan A Yani dan Jalan Gajah Mada. Proses pembangunannya direncanakan bisa dimulai pada 2019 dengan pendanaan multiyears selama dua hingga tahun.

Pemerintah Kota Semarang saat ini tengah menyiapkan kerangka acuan kerja (KAK) untuk penyusunan detil enginering disign (DED). Pembuatan DED ini nantinya akan dilelangkan dengan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar.

Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang M Irwansyah kepada wartawan mengatakan, saat ini tahapan untuk renovasi kawasan Simpang Lima sudah masuk kenysuunan KAK, sebelum dimasukkan ke unit layanan pengadaan (ULP) untuk melakukan lelang pembuatan DED.

“Simpanglima nantinya tetap sebagai ruang publik dan beraktivitas masyarakat. Hanya akan kami tata lebih baik dan lebih cantik. Semoga lelang pembuatan DED lancar. Nanti prosesnya sampai akhir tahun. Kemudian 2019 pembangunan dengan anggaran multiyears antara dua sampai tiga tahun,” katanya.

Di bawah lapangan Simpang Lima Semarang, kata dia, akan dibuat lima lantai ke bawah, termasuk akses jalan yang saling menghubungkan antarjalur atau semacam “underpass”.

“Nantinya, Jalan Pandanaran menuju Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pahlawan menuju Jalan Gajah Mada akan melintasi bawah lapangan Simpang Lima. Jadi, kami buatkan underpass,” terangnya.

Menurut dia, bangunan lima lantai di bawah lapangan Simpang Lima, di antaranya rencananya juga dioptimalkan untuk kantong parkir, termasuk aktivitas para pedagang kaki lima (PKL). Selain itu juga ada mall bawah tanah, dan pusat bisnis.

“Rencananya, di bawah Simpang Lima itu akan ada tempat parkir. Kegiatan-kegiatan bisnis juga akan dikembangkan di sana,” ujarnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membenarkan penataan kawasan Simpang Lima Semarang yang akan segera dilakukan. Menurutnya, kawasan Simpang Lima merupakan ikon Kota Semarang yang sangat sentral.

“Simpang Lima itu kan ikon Kota Semarang. Namun, masih banyak problem yang ada di sana sehingga kami upayakan penataan,” paparnya.

Ia mengakui sudah banyak usulan yang masuk untuk penataan kawasan Simpang Lima, termasuk pembuatan “underpass”, “flyover”, hingga usulan agar lingkaran lapangan Simpang Lima diperkecil.

“Ya, nanti lapangannya tetap di atas. Hanya, di bawahnya yang dibangun jalan. Saya rasa bisa karena sudah ada teknologi yang memungkinkan. Kami akan lakukan kajian lebih mendalam,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...