Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Atikoh Dilarang Selfie dan Dampingi Ganjar Kampanye

MuriaNewsCom, Semarang – Istri petahana Gubernur Jateng, Siti Atikoh Supriyanti mendampingi Ganjar Pranowo berkampanye dalam kontestasi Pilgub Jateng 2018. Bahkan Atikoh untuk sementara dilarang berfoto selfie dengan Ganjar, meskipun dia adalah suaminya.

Larangan ini dikelurkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah, karena istri Ganjar berstatus sebagai aparatur sipil Negara (ASN). Sebelumnya, Atikoh juga telah ditegur Bawaslu Jateng karena mendampingi Ganjar mendaftar di KPU Jateng.

Atikoh saat ini tercatat sebagai PNS di Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes) Jawa Tengah. Meskipun saat dikonfirmasi Bawaslu, Atikoh sudah mengajukan cuti selama setahun.

“Karena yang bersangkutan (Atikoh) ASN, maka harus tunduk pada Undang-undang tentang ASN yang berlaku pada umumnya,” kata Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar Subhi.

Ia mengakui, hingga saat ini memang belum ada aturan khusus yang mengatur tentang ASN yang pasangannya (suami/istri) menjadi kandidat dalam pemilu. Oleh karenanya menurut dia, aturan yang digunakan yakni peraturan tentang ASN secara umum.

Fajar menyebut, meski sebelumnya Bawaslu hanya memberi teguran terhadap Atikoh, namun jika pelanggaran yang sama tetap dilakukan saat Ganjar Pranowo-Taj Yasin ditetapkan sebagai pasangan calon, maka akan dikenai sanksi sesuai UU ASN.

Baca : PNS Tak Boleh Selfie dengan Cagub Lho, Ada Sanksi Jika Melanggar

Tak hanya mendampingi kampanye, Atikoh untuk sementara waktu juga dilarang selfie dan diunggah ke media sosial dengan Ganjar Pranowo. Sekda Jateng, Sri Puryono mengatakan, larangan tersebut tercantum dalam UU Nomot 5 Tahun 2014 tentang ASN dan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

Ia menyebut, bentuk ketidaknetralan ASN antara lain, menghadiri deklarasi bakal calon, menghadiri ulang tahun partai, foto menggunakan atribut khas salah satu paslon, hingga foto bareng salah satu paslon dan kemudian mengunggahnya di media sosial.

“Termasuk Bu Atikoh kan masih terdaftar sebagai ASN. Jadi tidak bisa foto bareng suaminya,” katanya dalam rakor Netralitas ASN di Hotel Patrajasa Semarang, beberapa hari lalu.

Jika ASN terbukti tidak netral, maka akan dikenai sanksi mulai dari penurunan jabatan hingga pemecatan. “Bapak Gubernur sudah menegaskan kepada saya, beliau minta tolong agar teman-teman (ASN) bisa profesional,” paparnya.

Editor : Ali Muntoha

Baca : Nemani Daftar ke KPU, Istri Ganjar Disemprit Bawaslu

Comments
Loading...